Presiden Ditangkap, PKS Izinkan KPK Usut Tuntas Kasus

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) memberi “lampu hijau” kepada Komisi Pmeberantasa Korupsi (KPK) untuk memproses Presiden mereka, Luthfi Hasan Ishaq.

Ketua Badan Pemenangan Pemilu PKS, Sahfan Budi Sampurno mengatakan, pihaknya mempersilakan KPK untuk memeriksa Luthfi, dengan caatan harus dilakukan secara profesional dan proporsional.

“Kami menghormati proses hukum dan kita dorong agar KPK bekerja secara profesional dan proporsional,” katanya, seperti dikutip dari okezone, Kamis (31/1).

Sahfan menilai, kasus yang sedang menimpa partainya itu tak berdampak besar terhadap para kader PKS. Begitu juga di masyarakat, menurutnya nama PKS tidak akan berpengaruh.

“Saya pikir masyarakat sudah semakin cerdas. Sudah bisa memilah mana yang proses hukum murni, mana yang pesanan,” tambahnya.

Luthfi dijemput KPK, Rabu (30/1) malam di kantor DPP PKS. Presiden PKS itu diduga kuat terlibat kasus suap Rp 1 miliar dari PT Indogua Utama terkait impor sapi impor.

Luthfi diduga melanggar Pasal 12 a atau b, atau Pasal 5 ayat 1 dan 2, atau Pasal 11 Undang-Undang nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.

DN/rw/okz

author

Author: 

"Sesempurna apa pun kopi yang kamu buat, kopi tetap kopi, punya sisi pahit yang tak mungkin kamu sembunyikan.” (Internet Marketers & Publisher)