Pedagang Pakaian Dalam di Depok Dikeroyok Massa

Pedagang Pakaian Dalam di Depok Dikeroyok Massa

ilustrasi

HarianDepok.com – Berita , Endro (20th) akhirnya harus pasrah menerima sejumlah bogeman mentah dari massa yang melampiaskan kekesalannya akibat dirinya telah melakukan penjambretan. Endro yang diketahui berprofesi sebagai pedagang pakaian dalam di kawasan Depok tertangkap oleh massa yang memburunya sampai di Jalan Raya Citayam, Pondok Jaya, Cipayung, Depok.

Pelaku yang hanya bisa berteriak minta ampun, terus saja mendapatkan pukulan dan tendangan dari massa yang kesal dengan perbuatannya. Setelah puas menghajar pelaku, massa akhirnya menggiring Endro ke kantor kepolisian guna mempertanggungjawabkan perbuatannya dihadapan petugas.

Awal kejadian, Alysa Putri (14th) yang pada saat kejadian tengah diboncengi motor oleh rekannya Roma Damayanti (17th), sedang asyik bermain HP di belakang. Korban yang tidak tahu bahwa dirinya tengah diincar oleh pelaku masih asyik saja bermain HP. Melihat adanya kesempatan terbuka, pelaku langsung merampas HP dari tangan korban.

Korban yang spontan kaget HP nya dicuri oleh orang tak dikenal langsung berteriak minta tolong dan maling sambil mengejar pelaku. Sejumlah pengendara yang kedapatan tengah mendengar jeritan korban, langsung ikut mengejar si pelaku. Setelah melakukan pengejaran hampir dua kilometer jauhnya, pelaku akhirnya melarikan diri ke sebuah jalan buntu dan langsung tertangkap oleh massa.

Korban yang tidak dapat melarikan diri lagi, akhirnya pasrah menerima hantaman dan pukulan dari sejumlah warga. “Pelaku yang sempat melarikan diri, akhirnya dapat tertangkap oleh warga sekitar. Saat ini pelaku telah kami amankan di kantor guna diselidiki lebih dalam kasusnya,” ujar Kapolsek Pancoran Mas, Komisaris Polisi Tata Irawan di Depok, Sabtu (26/12/2015).

Dari hasil penyelidikan petugas pada saat itu, pelaku yang biasa bekerja sebagai pedagang penjual pakaian dalam di Pasar Cibinong ini mengakui perbuatannya lantaran dirinya mendapatkan desakan ekonomi yang dialaminya. Ia mengaku hasil daripada HP yang dicurinya akan dijual kembali untuk menenuhi kebutuhan sehari hari.

Ia mengaku terpaksa mencuri dikarenakan dagangan yang ia jual pada biasanya sepi dari pembeli. Maka daripada itu, dirinya sangat kebingungan untuk memenuhi kebutuhan hariannya yang akhirnya mengarahkan dia untuk melakukan perbuatan melanggar hukum tersebut. Sejumlah barang bukti pun langsung disita dari pelaku yang diantaranya adalah satu unit HP merk Cross berwarna hitam dan satu unit motor merk Honda Supra berplat nomor B 3058 BIC.

Pelaku yang saat ini masih diamankan oleh petugas dijerat dengan pasal 362 KUHP dengan ancaman hukuman penjara diatas lima tahun.(Izl)

[ MuhammadKhotib/HD ]

Tags: