Netizen Tuding Juri D’Academy Asia Lakukan Settingan

Netizen Tuding Juri D’Academy Asia Lakukan Settingan

HarianDepok.com – Event , Evi Masamba beberapa hari yang lalu harus tersenggol dari ajang Dangdut Academy Asia (DAA). Netizen di Indonesia pun ramai-ramai menuduh pemenang D’Academy Asia tersebut sudah disetting pihak penyelenggara. Menurut netizen, finalis yang lolos ke top 4 alias 4 besar D’Academy Asia sudah direncanakan, dua finalis dari Indonesia dan dua dari Malaysia.

“Ini sdh disetting Indosiar demi rating #PecatPakNgah “@IndosiarID: Nilai sementa dari juri ke 3 Malaysia. @DA2_Evi diposisi paling bawah,” tulis pengguna akun @andhika_thalib. Hal itu sengaja disetting agar kontes dangdut terbesar itu semakin seru. Selain itu, juga untuk mengesankan bahwa acara tersebut benar-benar D’Academy Asia, bukan D’Academy Indonesia.

Pertimbangan lain, bila seluruh finalis Indonesia masuk top 4 dan tidak ada finalis dari Malaysia yang lolos, maka warga Malaysia tidak akan tertarik lagi menyaksikan acara yang disiarkan langsung Indosiar tersebut. Netizen menduga, finalis yang akan lolos ke top 3 pun sudah direncanakan, yaitu dua dari Indonesia dan satu dari Malaysia. Menanggapi tudingan miring tersebut, para host dan komentator D’Academy Asia sibuk memberikan klarifikasi.

“Kami tegaskan bahwa finalis yang lolos dan tersenggol tidak disetting. Penilaian tersebut murni dari empat juri, yaitu Hetty Koes Endang (Indonesia), Pak Ngah (Malaysia), Hans Anwar (Brunei Darussalam) dan Mayuni(Singapura),” ujar salah satu host D’Academy Asia, Ramzy sesaat usai D’Academy Asia dimulai, Jumat malam (25/12/2015).

Hal yang sama juga diucapkan komentator D’Academy Asia, Soimah. Menurutnya, sebagai warga Indonesia, dia juga sedih dengan tersenggolnya Evi Masamba dan Irwan. “Saya sedih Evi dan Irwan keluar. Tapi ini kompetisi. Ada jurinya. Hasil penilaian juri itulah yang menentukan, tidak ada settingan,” pungkas Soimah disambut tepuk tangan meriah.

[ EniGayoe/HD ]

Tags:
author

Author: 

Penulis Konten - Author Di Harian Depok