Satpol PP Depok Bongkar Bangunan Liar di Sepanjang Jalan Raya Bogor

Satpol PP Depok Bongkar Bangunan Liar di Sepanjang Jalan Raya Bogor

HarianDepok.com – Berita , Untuk mengembalikan fungsi fasilitas umum agar kembali seperti semula, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Depok secara rutin melakasanakan penertiban bangunan liar disejumlah lokasi yang kerap disalahgunakan oleh sejumlah orang demi kepentingan pribadi. Pada Senin 21 Desember 2015 kemarin, Satpol PP Kota Depok pun juga menertibkan sejumlah bangunan liar di sepanjang Jalan Raya Bogor.

Namun, ada yang janggal di dalam penertiban bangunan liar tersebut. Bahwa sebelum adanya pembongkaran paksa sejumlah bangunan liar yang ada di sepanjang Jalan Raya Bogor, ada sejumlah pedagang yang tertipu oleh calo yang mengaku bisa memperjuangkan bangunannya agar tidak ditertibkan oleh para petugas.

Maimunah (59th) salah seorang pemilik bangunan liar yang ada di kawasan tersebut mengaku bahwa sebelum adanya pembongkaran paksa dari para petugas ada orang yang mengaku dapat menunda pembongkaran lapak hingga beberapa waktu kedepan. Untuk mendapatkan bantuan tersebut, tiap pedagang yang memiliki lapak dikenakan biaya administrasi sebesar 100 ribu per kepala.

“Saya hampir menjadi salah satu korban dari calo tersebut. Banyak mas yang sudah tertipu sama dia dan malah sudah membayarkan biaya administrasi sebesar 100 ribu untuk mendapatkan bantuannya. Bukannya dibantu, eh malah ketipu. Mana yang kena tipu banyak,” bebernya kepada rekan media dilapangan sambil merapikan barang dagangannya usai pembongkaran petugas

Diketahui bahwa sejumlah bangunan liar yang terletak di Jalan Raya Bogor, Km.38, Cilangkap, Tapos telah diberikan peringatan oleh petugas sebanyak tiga kali berturut turut untuk segera membongkar bangunannya dan memindahkan barang dagangannya dengan waktu yang telah ditemtukan. Namun, sampai dengan waktu yang telah ditentukkan mereka belum juga pindah, maka dengan terpaksa para petugas Satpol PP langsung bertindak tegas.

Sementara itu, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Depok, Nina Suzana mengatakan, pihaknya dalam menertibkan bangunan liar di sepanjang jalan tersebut telah menerjunkan sebanyak 100 personil gabungan yang terdiri dari Polri, TNI dan Dishub kota Depok dengan tugas yang telah ditentukkan sebelumnya dilapangan.

“Perlu diketahui bahwa di sepanjang Jalan Raya Bogor masih banyak berdiri bangunan liar, mulai dari yang bangunannya permanen, semi permanen sampai dengan non permanen masih terlihat berdiri. Untuk mengembalikan fungsinya dan menegakkan peraturan yang berlaku kami sebagai petugas wajib menindaknya tanpa mengenyampingkan tahapan tahapan dan prosedur pembongkaran,” jelasnya.

Menurut penjelasannya, mereka yang memiliki bangunan disepanjang jalan raya tersebut telah melanggar Garis Sepadan Sungai (GSS) dalam mendirikan bangunannya, Maka daripada itu menurut aturan yang berlaku hal tersebut harus segera ditindaklanjuti dengan menggusur bangunan tersebut sesuai dengan prosedur dan tahapan tahapan yang berlaku.

“Kedepannya disepanjang Jalan Raya Bogor akan bersih dari pedagang  dan bangunan bangunan liar sehingga tercipta jalan yang bersih, nyaman dan tertata dengan baik sesuai dengan fungsinya. Selain daripada itu, hal tersebut juga dapat mengurangi angka kemacetan yang terjadi di wilayah kota Depok,” tandasnya.(Izl)

[ AndriIdaman/HD ]

Tags:
author

Author: 

"Sesempurna apa pun kopi yang kamu buat, kopi tetap kopi, punya sisi pahit yang tak mungkin kamu sembunyikan.” (Internet Marketers & Publisher)