Tahun Depan Tarif Kereta Api Alami Perubahan, Cek di Sini!

Tahun Depan Tarif Kereta Api Alami Perubahan, Cek di Sini!

HarianDepok.com – Bisnis , Melalui Direktorat Jendral Perkeretaapian dan PT Kereta Api Indonesia (Persero), Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah menggelontorkan anggaran Rp 1,8 triliun sebagai Kewajiban Pelayanan Publik (Public Service Obligation/PSO) untuk tahun 2016. Direktur Jenderal Perkeretaapian Kemenhub Hermanto Dwiatmoko menyatakan, PSO tersebut disalurkan melalui PT Kereta Api Indonesia (KAI) dan anak usahanya yaitu PT KA Commuterline Jakarta (KCJ).

Hermanto menerangkan, anggaran PSO sebesar Rp 1,8 triliun itu ditujukan untuk 6 jenis angkutan kereta, antara lain KA jarak jauh sebesar Rp 105 miliar, KA jarak sedang Rp 133 miliar, KA jarak dekat Rp 409 miliar, kereta rangkaian diesel Rp 66 miliar, KA lebaran ?Rp 1,4 miliar dan kereta rel listrik (KRL) sebesar Rp 1,11 triliun. Walau demikian, tidak semua KA mendapatkan dana PSO ini, pasalnya terdapat sejumlah KA yang mengalami pengurangan dana PSO. Terdapat tujuh KA baru atau yang sebelumnya tidak mendapatkan PSO antara lain:

  1. KA Maharani (Surabaya Pasar Turi- Semarang Poncol) dengan tarif sebesar Rp 50 ribu, sebelumnya sebesar Rp 80 ribu.
  2. KA Tegal Ekspress (Tegal-Pasar Senen) dengan tarif sebesar Rp 50 ribu, sebelumnya sebesar Rp 80 ribu
  3. KA Sri Lelangwangsa (Binjai-Medan) dengan tarif sebesar Rp 5.000, sebelumnya sebesar Rp 10 ribu
  4. KRD Way Umpuh (Tanjung Karang-Kota Bumi) dengan tarif sebesar Rp 10 ribu, sebelumnya Rp 20 ribu
  5. KA Kedungsepur (Ngrerombo-Semarang Poncol) dengan tarif sebesar Rp 10 ribu sebelumnya Rp 20 ribu
  6. KA Rangkasjaya (Rangkas Bitung – Tanah Abang) dengan tarif Rp 5.000 sebelumnya Rp 15 ribu.
  7. KA Probowangi (Probolinggo-Surabaya Gubeng) dengan tarif sebesar Rp 32 ribu, sebelumnya Rp 40 ribu

Sementara jumlah KA yang mengalami perubahan tarif antara lain:

  1. KRD Surabaya Kota-Porong dari Rp 4.000 menjadi Rp 5.000 (mulai diberlakukan 1 Januari 2016)
  2. KA Lokal (Purwakata-Cibatu) tarif semula Rp 6.000 menjadi Rp 8.000 (mulai diberlakukan 1 Januari 2016)
  3. Untuk KRL, perhitungan tarif untuk jarak tempuh 0 sampai 25 kilometer pertama sebesar Rp 2.000 menjadi Rp 3.000 (mulai diberlakukan 1 Oktober 2016).

Dan terakhir, ada sejumlah KA yang tidak lagi mendapatkan PSO. Ini mulai diberlakukan pada 1 April 2016 karena biaya operasi lebih rendah dari tarif yang ditetapkan oleh Menteri Perhubungan, antara lain, KA Kutojaya Utara (Pasar Senen – Cirebon – Kutoarjo), KA Kertajaya (Pasar Senen – Surabaya Pasar Turi), KA Progo (Lempuyangan – Pasar Senen), KA Tegal Arum (Tegal – Pasar Senen) dan KA Tawang Jaya (Semarang Poncol – Pasar Senen).

[ MuhammdKhotib/HD ]

Tags: