Polsek Bojong Gede Rutin Gelar Razia Petasan Menjelang Natal dan Tahun Baru 2016

Polsek Bojong Gede Rutin Gelar Razia Petasan Menjelang Natal dan Tahun Baru 2016

HarianDepok.com – Berita , Saat ini, peraturan mengenai larangan akan menggunakan, membuat serta mengedarkan petasan berdaya ledak tinggi sudah diberlakukan dan disosialisasikan ke seluruh wilayah di Indonesia termasuk kota Depok. Namun pada kenyataannya, masih saja ada yang tetap berjualan petasan dengan alasan untuk meramaikan suasana perayaan Natal dan Tahun Baru 2016.

Guna menertibkan dan menegakkan hukum di wilayahnya, Kapolsek Bojong Gede, AKP I Ketut Kopi Asditha langsung menerjunkan sejumlah anggotanya ke lapangan guna menertibkan peredaran petasan di wilayah Bojong Gede. Dalam razia yang dilakukan oleh pihaknya, petugas berhasil mendapatkan ratusan petasan berdaya ledak rendah dari tangan penjualnya.

Dari keterangannya, Asditha mmengatakan guna menertibkan aksi ilegal tersebut diwilayah hukumnya, pihaknya langsung menerjunkan lima petugas kepolisian yang dipimpin langsung oleh Ipda Sobri guna menyisir sejumlah lokasi yang biasa digunakan oleh sejumlah pedagang untuk berjualan petasan yang disinyalir kerap berada di sepanjang Stasiun Bojong Gede dan Pasar Pabuaran.

“Dari kegiatan razia petasan yang dilakukan oleh petugas kami menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2016, petugas berhasil mengamankan sebanyak 500 petasan berdaya ledak rendah dengan berbagai jenis. Mulai dari petasan korek, petasan halilintar, petasan jangwe dan sejumlah kembang api. Saat ini barang barang tersebut sudah kami amankan dan kami simpan sebagai barang bukti,” ujarnya di Depok, Minggu (20/12/2015).

Dari penjelasannya, sejumlah pedagang yang diketahui berinisial NR alias Belo (35th), SY (45th) dan SR (45th) langsung didata oleh petugas dan diberikan peringatan tegas untuk tidak melakukan penjualan petasan di wilayah kota Depok. Selain dapat mengganggu masyarakat, hal tersebut juga dapat membahayakan jiwa seseorang yang menggunakan petasan.

“Petasan yang kami amankan saat ini terindikasi sebagai salah satu benda yang dapat membahayakan nyawa penggunanya. Untuk operasi petasan yang digelar saat ini akan terus dijalankan sampai dengan usainya perayaan Natal dan Tahun Baru 2016. Ini merupakan salah satu upaya kami dalam mengantisipasi hal hal yang tidak diinginkan terjadi, jangan sampai adanya korban jiwa akibat petasan,” katanya.

Untuk itu dirinya mengharapkan kepada seluruh masyarakat kota Depok untuk tidak membeli petasan dalam bentuk apapun. Selain dapat membahayakan diri sendiri, penggunaan petasan yang memiliki daya ledak berdaya rendah maupun berdaya ledak lebih tinggi juga sangatlah merugikan dan mengganggu orang lain.(Izl)

[ AndriIdaman/HD ]

Tags:
author

Author: 

"Sesempurna apa pun kopi yang kamu buat, kopi tetap kopi, punya sisi pahit yang tak mungkin kamu sembunyikan.” (Internet Marketers & Publisher)