1.100 Petugas Gabungan Diterjunkan Guna Mengamankan Jalannya Perayaan Natal di Depok

1.100 Petugas Gabungan Diterjunkan Guna Mengamankan Jalannya Perayaan Natal di Depok

HarianDepok.com – Berita , Dalam menjalankan tugasnya sebagai petugas keamanan di wilayah kota Depok, Polresta Depok bersama sama dengan anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) bergabung menjadi satu guna mengamankan jalannya perayaan Natal dan Tahun Baru di wilayah kota Depok agar selalu berada di dalam kondisi yang kondusif. Sebanyak 1.100 personel gabungan yang terdiri dari petugas kepolisian kota Depok dan TNI dikerahkan di dalam pengamanan ini.

Menurut data yang dihimpun, sebanyak 132 gereja yang berdiri di wilayah kota Depok akan dijaga ketat oleh seluruh aparat gabungan tersebut. Sebanyak 17 gereja yang akan dijaga lebih ketat lagi diketahui bahwa memiliki jemaat yang lebih banyak ketimbang gereja yang lainnya. Maka daripada itu, guna mengantisipasi akan terjadinya hal hal yang tidak diinginkan, petugas akan menjaga jalannya perayaan Natal dan Tahun Baru 2016 dengan ketat.

Kapolresta Depok, Komisaris Besar Polisi Dwiyono dalam menanggapi adanya rencana tersebut mengatakan, pihaknya memang telah menyiapkan sejumlah petugas untuk mengamankan jalannya perayaan Natal di wilayah kota Depok guna mencegah terjadinya hal hal yang tidak diinginkan seperti adanya teror bom dari sejumlah orang tak dikenal beberapa tahun silam di daerah Jakarta.

Ia juga menjelaskan bahwa pengamanan kali ini untuk beberapa gereja akan ditambahkan petugas keamanannya lebih daripada biasanya ini dikarenakan oleh lebih banyaknya jemaat yang ada disejumlah gereja tersebut ketimbang dengan gereja yang lainnya. Dan untuk mencegah adanya teror, pihaknya telah menyebar sejumlah petugas berpakaian preman guna mengawasi jalannya kegiatan Perayaan Natal di tahun 2015 ini.

“Gereja yang berlokasi di sejumlah ruas jalan yang cukup ramai diketahu berada di wilayah Cimanggis, Jalan Pemuda, Kecamatan Pancoran Mas dan di Simpangan Depok. Disejumlah lokasi tersebut nantinya kami akan menempatkan personil lebih banyak daripada gereja yang lainnya. Ini dikarenakan lokasinya yang berada di dekat keramaian,” ujarnya di Depok, Minggu (20/12/2015).

Ia pun juga mengaku bahwa pihaknya juga akan melakukan sterilisasi lingkungan gereja dan disekitarnya dengan mengerahkan sejumlah anjing pelacak dan alat pendeteksi bom. “Untuk pelaksanaan sterilisasi akan dilakukan dua jam sebelum dilaksanakannya pelaksanaan ibadah. Untuk teknisnya kami akan berkoordinasi dengan Brimob untuk dapat menerjunkan sejumlah anjing pelacak dan alat pendeteksi bom,” katanya.

Guna memaksimalkan pengamanan jalannya Perayaan Natal di tahun 2015 ini, pihaknya mengaku selain mengajak serta pihak TNI untuk dapat bersama sama mengamankan jalannya Natal, pihaknya juga menggandeng Kelompok Sadar Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Pokdarkamtibmas) untuk bersama sama menjalankan tugas mengamankan perayaan Natal di wilayah kota Depok agar dapat terus di dalam keadaan yang kondusif.

“Semoga perayaan Natal di tahun 2015 ini dapat berjalan dengan lancar dan tidak mendapatkan gangguan keamanan apapun,” tutupnya.(Izl)

[ MuhammadKhotib/HD ]

Tags: