Gereja Pasundan Jemaat Depok Buat Pohon Natal Berbahan Dasar Limbah

Gereja Pasundan Jemaat Depok Buat Pohon Natal Berbahan Dasar Limbah

HarianDepok.com – Berita , Ada yang unik di lingkungan pelataran Gereja Kristen Pasundan Jemaat Depok yang berlokasi di RT 01 RW 10, Kelurahan Depok, Kecamatan Pancoran Mas, Depok, Jawa Barat. Yang diketahui bahwa di pelatarannya terdapat sebuah pohon natal super besar lengkap dengan pernak pernik khas pohon natal. Biasanya pohon natal menggunakan pohon cemara, namun yang ini pohon natal dibuat dari gelas plastik air mineral.

Hal ini langsung menjadi perhatian sejumlah media dimana hal tersebut selain unik juga dianggap sebagai salah satu upaya meningkatkan kesadaran masyarakat yang lainnya dalam mengolah sampah menjadi barang barang yang dapat dipakai kembali seperti halnya pohon natal ini. Pohon natal yang dibuat dari ribuan gelas plastik ini sengaja dipajang oleh para pengurus gereja untuk menyambut Natal dan tahun baru 2016.

Panitia Komisi Hari Gerejawi, Andi Suhandi Endong mengatakan, pihaknya dalam membuat pohon natal berbahan dasar gelas plastik tersebut, mengajak seluruh para jemaat untuk membawa gelas plastik bekas dari rumahnya sebanyak 700 buah. Untuk membuat pohon natal itupun menghabiskan gelas plastik bekas sebanyak 3.200 gelas. Berkat ketekunan dan kerjasama dari seluruh jemaat, akhirnya dapat terkumpul dan jadilah pohon natal berbahan gelas plastik bekas yang indah.

“Keberhasilan kami dalam membuat pohon natal berbahan dasar gelas plastik bekas air minum ini tak lepas dari adanya partisipasi dan kerjasama dari seluruh jemaat dalam mengumpulkan gelas plastik bekas dari tempat tinggalnya yang pada waktu itu mencapai 4.500 buah. Untuk pembuatannya, menghabiskan 3.200 gelas plastik,” ujarnya Sabtu (19/12/2015).

Andi, ketika ditanya mengapa membuat pohon natal berbahan gelas plastik menjawab, bahwa dirinya terinspirasi dengan sejumlah situs yang memanfaatkan barang barang bekas untuk digunakan sebagai bahan dasar berbagai kerajinan yang indah dan bernilai ekonomis. Maka daripada itu, dirinya mencoba untuk melakukan hal yang sama dengan membuat pohon natal berbahan dasar gelas plastik bekas.

Dalam proses pembuatan pohon natal berbahan dasar gelas plastik bekas, Andi dibantu oleh delapan pemuda dengan memakan waktu pengerjaan selama satu minggu. Dengan adanya ketekunan dan kerjasama yang baik, maka pohon natal bebahan dasar gelas plastik bekas dapat berdiri kokoh dan indah di pelataran gereja.

Ia pun menuturkan sejumlah kesulitan yang dihadapinya pada saat melaksanakan pembuatan pohon natal berbahan dasar gelas plastik bekas yang salah satunya adalah tahapan pencucian gelas plastik bekas dengan menggunakan detergen  yang memakan waktu cukup lama guna mendapatkan hasil yang indah dan cerah pada saat dirangkai menjadi sebuah pohon Natal.

“Pada saat pohon natal ini dibuat, warnanya masih terlihat indah dan berkilau. Karena memang diletakkan di pelataran gereja, warnanya mulai kusam akibat terkena cuaca,” katanya.

Rencananya, di tahun depan Gereja Kristen Pasundan akan membuat kembali pohon Natal berbahan baku limbah botol plastik dengan tinggi 13 meter. Hal ini dimaksudkan untuk mengajak seluruh masyarakat kota Depok untuk dapat menggunakan sisa dari sampah yang dibuang agar berguna dan bernilai ekonimis seperti halnya pohon natal ini. Selain daripada itu, hal tersebut juga sebagai dukungannya kepada adanya peraturan pemerintah kota Depok yang mengharuskan memilah sampahnya sendiri dan digunakan kembali menjadi barang yang bernilai ekonomis tinggi.(Izl)

[ AndriIdaman/HD ]

Tags:
author

Author: 

"Sesempurna apa pun kopi yang kamu buat, kopi tetap kopi, punya sisi pahit yang tak mungkin kamu sembunyikan.” (Internet Marketers & Publisher)