Pemkot Depok Bertekad Penuhi Jumlah RTH di Kotanya

Pemkot Depok Bertekad Penuhi Jumlah RTH di Kotanya

HarianDepok.com – Berita , Banyaknya para pelaku pengembang properti di wilayah kota Depok, diwajibkan untuk tetap tunduk dan patuh kepada dua Peraturan Daerah (Perda) yang diberlakukan di kota Depok yang diantaranya adalah Perda yang mengatur mengenai rencana tata ruang dan wilayah serta Perda yang berisikan mengenai sarana, prasarana dan utilitas.

Hal ini dimaksudkan agar para pengembang dan pengusaha properti yang ada di wilayah kota Depok agar dapat memperhatikan betul betul Ruang Terbuka Hijau (RTH) sebagai salah satu syarat untuk membangun perumahan di wilayah kota Depok yang diketahui bahwa sampai saat ini di kota Depok sendiri jumlah RTH masih belum sesuai dengan Undang Undang.

Walikota Depok, Nur Mahmudi Ismail dalam menanggapi perihal tersebut mengatakan, pihaknya akan terus bertekad untuk menambah jumlah RTH agar jumlahnya dapat sesuai dengan Undang Undang yang ada. Hal tersebut menurutnya amatlah penting dilakukan sebagai salah satu upaya menyelamatkan generasi yang akan datang.

“Tata aturan perizinan pengembang harus tunduk kepada dua Perda yang diantaranya Perda yang mengatur mengenai rencana tata ruang dan wilayah serta Perda yang berisikan mengenai sarana, prasarana dan utilitas. Merujuk kepada permasalahan tersebut, para pengembang harus mematuhi amanat tersebut,” tuturnya kepada rekan media dilapangan, Selasa (08/12/2015).

Nur juga mengatakan, para pengembang properti eloknya juga harus mengikuti aturan seputar Koefisien Dasar Bangunan (KDB) dan Koefisien Dasar Hijau (KDH). Hal ini juga ditujukan sebagai salah satu upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Depok dalam memenuhi RTH di wilayah kota Depok. Meski demikian, pihaknya pun sampai saat ini juga terus berupaya melakukan pengadaan lahan yang dimaksudkan untuk dijadikan RTH.

“Semua para pengembang wajib mematuhi KDB dan KDH. Guna memaksimalkan hal tersebut, kami juga sudah melayangkan surat ke Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan serta Kementerian Perumahan Rakyat agar kota Depok mendapatkan rekomendasi membuat taman kota yang dimaksudkan untuk dijadikan paru paru kota Depok,” jelasnya.

Dengan diadakannya hal hal tersebut, diharapkannya dapat mendukung upaya Pemkot Depok dalam memenuhi jumlah RTH sehingga dapat dimanfaatkan dan difungsikan sebagai edukasi dan ekowisata agar dapat menarik perhatian dan minat satwa lokal untuk tinggal dan hidup di kota Depok yang akan berdampak kepada hidupnya kembali ekosistem yang ada di kota Depok.(Izl)

[ MuhammadKhotib/HD ]

Tags: