Para Pelajar di Kota Depok Kini Dilarang Berkunjung ke Warnet

Para Pelajar di Kota Depok Kini Dilarang Berkunjung ke Warnet

HarianDepok.com – Berita , Pemerintah Kota (Pemkot) Depok dalam mengatasi permasalahan mengenai konten pornografi dan tindakan asusila yang kerap terjadi di dalam sebuah warnet saat ini tengah menerbitkan aturan baru mengenai penyelenggaraan Warnet di wilayah kota Depok yang saat ini Peraturannya sudah diresmikan dan diwajibkan untuk dipatuhi oleh setiap pengusaha Warnet yang membuka usahanya di kota Depok.

Selain daripada itu, para pengusaha Warnet pun juga diinstruksikan untuk tidak lagi memasang bilik tertutup yang dimaksudkan sebagai penyekat antara pengguna komputer yang satu dengan yang lainnya. Hal ini dikarenakan oleh mencegah terjadinya hal hak yang tidak diinginkan seperti membuka konten porno yang dilarang oleh undang undang dan perbuatan asusila.

Hal tersebut juga sudah dibahas dan dimasukkan ke dalam Peraturan Daerah (Perda) Nomor 3 Tahun 2015 mengenai penyelenggaraan Komunikasi dan Informatika yang diresmikan di aula Balaikota Depok lantai 5 pada pekan lalu. Pembahasan yang berjalan dengan sukses tersebut juga membahas tentang mengenai beberapa aturan dasar dalam penyelenggaraan Warnet guna mengantisipasi akan adanya hal hal negatif.

Kepala Sub Bagian Advokasi pada Bagian Hukum Setda Kota Depok, Dina Ratna Kartika mengatakan, di dalam Perda yang mengatur mengenai penyelenggaraan Warnet di wilayah kota Depok baru baru ini diresmikan payung hukumnya banyak yang perlu diperhatikan dalam pendiriannya yang diantaranya meliputi kenyamanan para penggunannya, lingkungan dan penggunaan perangkat keras dan lunak yang sesuai dengan aturan yang ada.

“Lebih spesifik lagi di dalam pasal 21 ayat 5 huruf A disebutkan tidak diperbolehkan adanya sekat pembatas pada setiap komputernya. Ini dimaksudkan agar dapat tercipta kenyamanan di lingkungan Warnet terhadap para pengguna sekaligus yang lainnya. Hal ini juga diberlakukan untuk mengantisipasi akan adanya perilaku yang negatif seperti perbuatan asusila dan pengaksesan konten porno,” ungkapnya.

Ia pun menambahkan, selain diperuntukkan mengantisipasi hal hal negatif tersebut, ada beberapa aspek yang juga perlu diperhatikan di dalam penyelenggaraan Warnet yang dimana di setiap warnet diwajibkan untuk memiliki dan memasang alat penerangan yang cukup memadai dan nyaman guna mendukung seluruh aktivitas di setiap lingkungan Warnet. Lain daripada itu, sirkulasi udara juga perlu diperhatikan.

Beberapa faktor lainnya guna menciptakan lingkungan Warnet yang nyaman dan ramah lingkungan diwajibkan untuk memiliki kamat kecil dan menyediakan air bersih serta memiliki akses pintu keluar masuk yang cukup. Adapun hal lainnya yang harus diperhatikan oleh para penyelenggara Warnet wajib memasang tanda larangan merokok di lingkungan Warnet.

Ia pun juga menegaskan kepada para penyelenggara Warnet untuk memperhatikan beberapa hal penting lainnya seperti dilarang menyediakan, menyimpan dan mengedarkan minuman keras maupun narkoba. Tak kalah pentingnya, Dina juga menegaskan untuk tidak mengizinkan para pelajar dan anak anak berusia dibawah umur menggunakan jasa Warnet dan apabila sangat mendesak kebutuhannya harus dipastikan didampingi oleh orangtuanya.

“Untuk hal yang sangat penting dalam penyelenggaraan Warnet di kota Depok saat ini saya menegaskan bahwa tidak memperbolehkan para pelajar yang masih memakai seragam sekolah dan masih berada di jam belajar untuk menggunakan jasa Warnet. Meski demikian, para pelajar masih tetap diperbolehkan untuk menggunakan jasa Warnet dengan syarat sudah tidak menggunakan seragam sekolah dan sudah pulang dari kegiatannya dalam belajar,” tegasnya.

Dina pun juga mengerti akan pentingnya keberadaan Warnet selama ini yang kerap digunakan para pelajar untuk mencari bahan tugasnya untuk di sekolah nanti. Namun, guna mengantisipasi akan timbulnya hal hal negatif yang lainnya, para pelajar harus tetap mengikuti aturan yang sudah ditetapkan oleh Pemkot Depok demi menjaga kenyamanan dan ketertiban di lingkungan Warnet. (Izl)

[ MuhammadKhotib/HD ]

Tags: