Petugas Gabungan Kota Depok Gelar Razia Penyakit Masyarakat

Petugas Gabungan Kota Depok Gelar Razia Penyakit Masyarakat

HarianDepok.com – Berita , Pada Minggu dini hari, 06 Desember 2015, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Depok bersama sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Depok, Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan jajaran petugas kepolisian melakukan kegiatan razia ke sejumlah hotel dan tempat hiburan malam lainnya guna menertibkan penyakit masyarakat dan peredaran narkoba yang sangat meresahkan warga.

Dari hasil kegiatan tersebut, para petugas gabungan berhasil menjaring belasan wanita Pekerja Seks Komersial (PSK) yang tertangkap tangan oleh petugas sedang melayani para hidung belang. Selain daripada itu, petugas juga berhasil menangkap pasangan diluar nikah sedang bermesra mesraan di salah satu tempat dalam keadaan berpakaian minim.

Tak sampai berhenti sampai disitu saja, petugas pun juga berhasil menyita puluhan botol minuman keras siap konsumsi yang didapatkan dari sejumlah tempat hiburan yang ada pada saat itu, dalam razia besar besaran kali ini, petugas pun sempat bersitegang dengan pengelola penginapan hotel yang beroperasi di Jalan Raya Bogor, Cimanggis, Depok.

“Di daftar tamunya banyak, kenapa ketika petugas datang langsung sepi? Kami mau main main ya sama petugas? Jangan bohong kamu,” ujar Kepala Bidang Trantibum Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Depok, Wiliam Naipospos kepada pihak pengelola hotel yang masuk ke kelas melati tersebut, Minggu (06/12/2015).

Dugaan para petugas dilapangan yang melakukan penertiban kali ini, operasi tersebut telah bocor dan telah diketahui oleh para pengelola penginapan dan tempat tempat hiburan yang ada di wilayah target operasi. Dari hasil ketegangan antara petugas dengan pihak pengelola hotel tersebut, pihak hotel hanya bisa tertunduk dan terlihat bingung menjawab rentetan pertanyaan dari petugas.

Usai menggeledah sejumlah hotel yang ada di wilayah Cimanggis, Depok, petugas langsung bergerak ke kawasan Pondok Ranggon dengan sasarannya adalah warung remang remang yang beroperasi menjajakan kesenangan malam dan minuman beralkohol ilegal pada saat itu. Konvoi kendaraan para petugas pun sempat membuat para PSK lari tunggang langgang dari tempatnya menjajakan jasanya.

Namun, dikarenakan adanya kesigapan dan ketelitian petugas dalam menjalankan tugasnya, petugas berhasil menangkap mereka satu demi satu yang berlari dan bersembunyi di berbagai tempat. Ada yang bersembunyi di balik sofa, ada yang dikamar mandi dan ada juga yang berpura pura sedang tidur.

Sementara itu, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Depok, Nina Suzana menegaskan, bahwa pihaknya akan terus melakukan razia serupa di lain waktu. Dimana hal tersebut dapat berakibat buruk dan mempengaruhi masyarakat sekitar dan yang lainnya sehingga dapat merusak moral dan masa depan bangsa.

“Razia yang kami gelar kali ini adalah salah satu respon cepat kami dalam menindaklanjuti laporan dari banyak masyarakat yang mengeluhkan akan adanya praktek perdagangan jasa esek esek dan minuman keras di lingkungannya. Maka daripada iitu guna mencegah timbulnya tindakan kriminal yang lainnya, kami langsung menertibkannya. Ini adalah penyakit masyarakat yang harus segera ditanggulangi,” ujarnya.

Dari pantauan media pada pelaksanaan razia besar besaran tersebut, petugas gabungan tidak hanya menggelar razianya di sejumlah hotel yang ada di wilayah Cimanggis dan tempat hiburan malam di Pondok Ranggon, petugas juga menyempatkan diri untuk menyisir kawasan Cinere, Depok yang diduga kerap dijadikan untuk para PSK menjajakan jasanya.(Izl)

[ AndriIdaman/HD ]

Tags:
author

Author: 

"Sesempurna apa pun kopi yang kamu buat, kopi tetap kopi, punya sisi pahit yang tak mungkin kamu sembunyikan.” (Internet Marketers & Publisher)