Sebanyak 400 Ribu Warga Kota Depok Belum Memiliki e-KTP

Sebanyak 400 Ribu Warga Kota Depok Belum Memiliki e-KTP

HarianDepok.com – Berita , Adanya instruksi dari Pemerintah Pusat mengenai kewajiban masyarakat akan memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik pada tahun 2016 mendatang menjadi perhatian khusus Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Depok yang sampai saat ini mengakui baru sekitar 60 persen masyarakat kota Depok yang memiliki e-KTP.

Menurut data yang dihimpun, jumlah masyarakat kota Depok yang wajib memiliki KTP terbilang 1,4 juta jiwa dan baru hanya 1 juta jiwa saja yang sudah memiliki e-KTP. Salah satu hal yang mengganjal dan menjadi permasalahannya saat ini adalah kurangnya pasokan blanko e-KTP dari Pemerintah Pusat.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Depok, Misbahul Munir mengatakan, data yang dimiliki oleh pihaknya mengenai kepemilikan e-KTP saat ini telah berjumlah 1 juta jiwa sedangkan sebanyak 400.000 orang lagi masih belum memiliki e-KTP. Hal ini disebabkan oleh adanya kekosongan blanko e-KTP sehingga mengakibatkan pencetakan terhambat.

“Dari keseluruhan masyarakat kota Depok saat ini, jumlah warga Depok yang wajib untuk memiliki e-KTP sebanyak 1,4 juta jiwa dan sampai saat ini masih tersisa 400 orang lagi yang belum memiliki e-KTP. Ini disebabkan bukan karena adanya malfungsi dari mesin pencetakannya melainkan kami kekurangan blanko e-KTP,” tuturnya.

Ia mengungkapkan bahwa, di setiap Kelurahan di seluruh wilayah kota Depok sudah dapat mencetak e-KTP dengan maksud mempermudah masyarakat dalam mengurus identitasnya tanpa harus berlama lama dan menempuh jarak yang jauh hanya untuk membuat e-KTP. Dengan adanya fasilitas tersebut, diharapkannya dapat mempermudah pihaknya dalam mengkalkulasi jumlah riil masyarakat kota Depok.

Munir pun menjelaskan, untuk mendapatkan pelayanan pembuatan e-KTP di lingkungan Kelurahan, masyarakat kota Depok hanya diminta melengkapi syarat syarat dan dokumen pendukung seperti melampirkan surat pengantar dari RT dan RW dan melampirkan fotokopi Kartu Keluarga saja dan setelah itu masyarakat Depok hanya tinggal menunggu saja datanya diproses oleh petugas.

Selain daripada itu, adanya permasalahan mengenai kepengurusan e-KTP yang hilang, masyarakat kota Depok hanya perlu menambahkan lampiran dokumennya dengan surat keterangan hilang dari pihak kepolisian sehingga dapat langsung mengajukan kembali ke instansi terkait dan dibuatkan kembali.

“Bagi masyarakat yang e-KTP nya ada yang hilang maka untuk pengajuannya kembali harus melampirkan surat keterangan hilang dari pihak kepolisian setempat dan dilampirkan pada saat mengajukan pembuatan e-KTP,” tandasnya.(Izl)

[ AndriIdaman/HD ]

Tags:
author

Author: 

"Sesempurna apa pun kopi yang kamu buat, kopi tetap kopi, punya sisi pahit yang tak mungkin kamu sembunyikan.” (Internet Marketers & Publisher)