Intip Megahnya Derinkuyu Kota Bawah Tanah Canggih Terbesar Di Dunia

intip-kemegahan-derinkyu-kota-bawah-tanah-canggih-terbesar-di-dunia

HarianDepok.com – Berita Unik – Inilah Derinkuyu, pemukiman bawah tanah dengan sistem perencanaan maju. Hingga saat ini, Derinkuyu merupakan kota bawah tanah terbesar yang sudah ditemukan dan diteliti.

Derinkuyu terletak di Kapadokia, daerah bersejarah yang terletak di Anatolia Tengah, Provinsi Nevsehir, Turki. Wilayah ini terkenal karena lansekap yang tampak seperti permukaan bulan. Selain itu daerah ini merupakan rumah bagi kota-kota bawah tanah paling mengagumkan.

Di antara sekian banyak kota bawah tanah yang ditemukan di Kapadokia, Derinkuyu merupakan salah satu yang paling besar dari yang sudah ditemukan. Kota tersebut dapat menampung hingga sekitar 20.000 orang beserta hewan ternak dan bahan makanan mereka.

Derinkuyu dirancang dengan sistem tata kota yang terencana. Setiap ceruk di dalam gua bawah tanah memiliki fungsi masing-masing, misalnya galeri, ruang tinggal, sekolah, ruang pertemuan, tempat ibadah, penjara, gudang senjata, sumur, serta kamar mandi.

Bagian dalam Derinkuyu Wikimedia Commons/Nevit Dilmen

Kota bawah tanah Derinkuyu Thingshappendownhere

Uniknya, meskipun terletak di bawah tanah dan setiap ceruk terhubung satu sama lain, sanitasi dan kebersihan tak menjadi masalah. Sementara itu, kandang untuk hewan ternak diletakkan pada tingkat-tingkat teratas.

Kota bawah tanah Derinkuyu, Turki 2013 Theruinsofephesus.com

Para arkeolog menduga kalau Derinkuyu dibangun oleh bangsa Hittit. Bangsa kuno tersebut membangun kota dengan memahat batuan vulkanik lunak.

Denah kota bawah tanah Derinkuyu Catalyzingchange.org

Dilansir Cappadocia Turkey, pemukiman bawah tanah memang sengaja dipilih penduduk kuno untuk melindungi diri mereka dari serangan hewan buas. Pada zaman Kristen awal, wilayah ini juga dijadikan tempat bersembunyi oleh para pemeluk agama Kristen yang diburu oleh pasukan Romawi.

Derinkuyu terhubung dengan sejumlah kota bawah tanah lain yang berada di bawah tanah Kapadokia. Situs mengagumkan ini dibuka untuk umum pada tahun 1969. Walaupun begitu hanya sebagian wilayah kota saja yang bisa diakses oleh para wisatawan.

[Irma wulandari/HD[

Tags:
author

Author: 

Publisher & Content Writer