Sinar Mas Land Akan Bangun Area Komersial Terintegrasi Pasar Modern di BSD City

Sinar Mas Land Akan Bangun Area Komersial Terintegrasi Pasar Modern di BSD City

HarianDepok.com – Properti , Pengembang Sinar Mas Land akan membangun sentra bisnis di Kawasan Intermoda BSD City guna menjawab kebutuhan masyarakat di sekitar BSD City. Berdiri di atas lahan 25 hektar, kawasan Intermoda BSD City akan menjadi proyek commercial mixed-use development yang didukung dengan beragam fasilitas. CEO Strategic Development & Services Sinar Mas Land Ishak Chandra mengatakan,

kawasan Intermoda BSD City dirancang khusus dengan konsep yang menyatukan moda transportasi umum demi menciptakan kemudahan akses, sehingga menjadikan BSD City sebagai regional hub bagi daerah-daerah di sekitarnya. “Di dalam kawasan tersebut juga akan dibangun beragam fasilitas yang saling terintegrasi, seperti pasar modern dan bangunan komersial lainnya yang mendukung sirkulasi pengunjung,” kata Ishak, seperti dikutip dari Rumah.com, Rabu (25/11/2015).

Berada 300 meter dari stasiun Cisauk, Intermoda BSD City memiliki akses transportasi KRL Commuter Line Serpong – Jakarta, taksi, shuttle bus, dan Bus Trans BSD. Kawasan Intermoda BSD City juga memiliki elevated terminal bus yang terkoneksi langsung dengan pintu masuk dan keluar Pasar Modern. Ishak menuturkan, Pasar Modern di Intermoda BSD City berkonsep pasar bersih, segar, dan tertata sesuai zonasi, sehingga memberikan rasa nyaman berbelanja bagi para pengunjung.

Dengan luas sekitar 2,6 hektar, terdapat dua lantai di pasar modern ini yang dapat diisi oleh 539 kios ritel dan 220 lapak yang terhubung langsung dengan koridor terminal shuttle bus di dalam kawasan Intermoda BSD City. Sementara itu, Nurhadi Lie, Commercial Sales & Promotion Department Head Sinar Mas Land memaparkan, Pasar Modern di Intermoda BSD City akan dibangun pada Februari 2016 dan ditargetkan beroperasi pada Februari 2018.

“Pasar ini juga mengakomodasi minat konsumen yang tak tertampung—dan masuk waiting list—di pasar modern pertama BSD City,” jelas dia. Menurut Hadi, kios ukuran terkecil, yakni 2 x 3 meter dipasarkan Rp265 juta, dengan harga rata-rata kios berkisar Rp50 juta per meter persegi. Sementara lapak di pasar modern disewakan, namun harga sewanya belum dapat dirilis. “Minat terhadap pasar modern ini sangat tinggi, terbukti acara product knowledge dihadiri oleh 800 agen properti,” ujar Hadi.

[ TaufikHidayat/HD ]

Tags:
author

Author: 

Writer and Author In HarianDepok