Meminimalisir Tidak Pencurian, Kendaraan Dinas Boleh Dibawa Mudik

Meminimalisir Tidak Pencurian, Kendaraan Dinas Boleh Dibawa Mudik.

HarianDepok.com – Berita , Nur Mahmudi Ismail  selaku Walikota Depok secara resmi telah mengizinkan bagi para pejabat pemerintah untuk membawa kendaraan resmi mereka selama liburan Ramadan baik kendaraan roda dua atau pun roda empat.

Diperbolehkannya kendaraan dinas yang digunakan oleh staf atas dasar dan sejumlah alasan, yaitu tidak tersedianya tempat parkir untuk menampung kendaraan dinas tersebut, serta kerawanan tidak kriminal saat ditinggalkan dan diparkir di rumah.

“Asalkan kendaraan yang akan ditinggalkan tersebut tidak dikomersilkan, tidak dipinjamkan dan harus dijaga dengan baik.” kata walikota.

Pengguna juga diharuskan untuk menjaga dan merawat kendaraan dinas yang digunakan untuk pergi mudik atau berlibur. Selain itu mereka juga harus menanggung resiko dengan mengeluarkan dana pribadi jika mobil yang dibawanya mengalami kerusakan atau tidak beres. Pihak pemerintah Depok tak mengeluarkan dana tambahan untuk resiko tersebut.

“Lagipula, kendaran itu kan lebih baik digunakan dari pada dianggurkan dirumah dan dalam keadaan mati. Toh resiko pencurian jadi lebih bisa diminimalisir dan lahan parkir jadi tidak terlalu penuh.” Sambung Nur.

Setelah diberi kebebasan untuk menggunakan kendaraan dinas di hari raya Idul Fitri, para pejabat dilarang datang terlambat dan tak boleh bolos, terutama setelah hari raya liburan Idul Fitri. Mengenai hal tersebut, Nur Mahmudi Ismail menyampaikan bahwa akan ada sanksi tegas yang dikenakan kepada para pejabat yang sengaja memboloskan diri atau datang terlambat.

[adm/HD]

Tags:
author

Author: 

"Sesempurna apa pun kopi yang kamu buat, kopi tetap kopi, punya sisi pahit yang tak mungkin kamu sembunyikan.” (Internet Marketers & Publisher)