Dinkes Depok Sosialisasilan Perda Nomor dua Tahun 2015 Mengenai Ibu dan Anak

Dinkes Depok Sosialisasilan Perda Nomor dua Tahun 2015 Mengenai Ibu dan Anak

HarianDepok.com – Berita , Pihak Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok pada beberapa hari yang lalu menggelar kegiatan sosialisasi mengenai Peraturan Daerah (Perda) Nomor 2 Tahun 2015 tentang kesehatan ibu, bayi dan balita kepada sejumlah petugas Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Kota Depok yang dilaksanakan di Aula Balaikota Depok lantai satu pada Senin 16 November 2015 kemarin.

Pada acara tersebut, sebanyak 105 pengurus yang berasal dari 35 Puskesmas di seluruh wilayah kota Depok terlihat sangat antusias dalam menghadiri undangan sosialisasi tersebut

Kepala Seksi Regulasi Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok, dr.Yuliani dalam tanggapannya mengenai acara tersebut mengatakan, hal tersebut ditujukan untuk mengenalkan Perda kepada seluruh masyarakat khususnya para tenaga kesehatan yang ada, baik itu yang ada di Puskesmas, klinik maupun di rumah sakit.

Dari beberapa aturan yang ada di dalam Perda tersebut beberapa diantaranya menyangkut permasalahan mengenai penanganan persalinan bayi, penanganan ibu hamil dan program imunisasi Balita guna menompang kebutuhan asupan kesehatannya dalam perkembangannya agar terhindar dari berbagai macam penyakit.

“Sebetulnya, hal hal tersebut sudah kerap kali dilakukan oleh petugas kesehatan. Namun, untuk saat ini dan seterusnya, hal ini sudah memiliki payung hukum berupa Peraturan Daerah,” jelasnya.

Ia mengungkapkan, Perda yang dikeluarkan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) tersebut merupakan salah satu bentuk dukungan pemerintah terhadap program Kota Layak Anak yang digalakkan oleh Pemkot Depok saat ini. Selain daripada itu, Perda tersebut juga bertujuan untuk menekan angka kematian ibu dan bayi di kota Depok.

Menurut data yang dihimpun, pada tahun 2015 ini terhitung sampai dengan bulan September jumlah kematian bayi di wilayah kota Depok tercatat hanya ada 20 kasus. Jumlah tersebut masih masuk di dalam golongan kecil jika dilihat dari jumlah keseluruhan penduduk yang ada di kota Depok yang mencapai dua juta jiwa. Meski demikian, Pemkot Depok terus berupaya melakukan pembenahan dan perbaikan untuk dapat mencapai angka 0 untuk kasus kematian bayi dan ibu melahirkan.

“Sampai saat ini, kasus kematian pada bayi dan ibu melahirkan persentasenya terus menyusut di tiap tahunnya. Namun, pihak kami terus berusaha dan melakukan yang terbaik guna menekan kembali angka kematian ibu dan anak. Dengan adanya Perda yang mengatur hal tersebut diharapkan kota Depok bisa mencapai angka nol terkait dengan kasus bayi dan ibu melahirkan serta dapat mewujudkan kota Depok sebagai Kota Layak Anak,” tandasnya.(Izl)

[ MuhammadKhotib/HD ]

Tags: