Kombes Dwiyono Bentuk Duta Pelajar Anti Tawuran di Depok

Kombes Dwiyono Bentuk Duta Pelajar Anti Tawuran di Depok

HarianDepok.com – Berita , Pihak Kepolisian Kota Depok dalam menjaga wilayahnya dari berbagai aksi kejahatan dan kriminal lainnya saat ini terus melakukan pembenahan di dalam kesatuannya yang bertujuan agar dapat melayani masyarakat kota Depok dengan lebih maksimal dan lebih cepat tanggap dalam menangani akan adanya laporan dan keluhan mengenai keamanan di lingkungan masyarakat.

Salah satu kegiatan dan perubahan di dalam tubuh kepolisian kota Depok dalam meningkatkan pelayanannya terhadap masyarakat diantaranya adalah adanya fasilitas yang unik pada saat masyarakat kota Depok berkunjung ke kantor Samsat pada 17 Agustus yang lalu dimana seluruh anggota kepolisian yang berada memakai kostum ala pahlawan kemerdekaan.

Selain daripada itu, pihak kepolisian kota Depok pun kerap melakukan patroli ke sejumlah sekolah yang ada di kota Depok dengan maksud agar dapat menekan adanya aksi tawuran pelajar yang sangat meresahkan semua orang. Hal tersebut diketahui dan dilakukan oleh pihak kepolisian kota Depok atas adanya instruksi dari Kapolresta Depok, Komisaris Besar Dwiyono yang dimana pada beberapa waktu lalu menginstruksikan anggotanya untuk melakukan tindakan preventif mencegah terjadinya aksi tawuran di kalangan pelajar.

Untuk lebih memaksimalkan hal tersebut, Dwiyono pun terlihat telah melakukan terobosan baru dimana disetiap sekolah yang ada di kota Depok telah dibentuk Duta Pelajar Anti Tawuran yang dimana hal tersebut bertujuan agar pihak kepolisian dapat dengan mudah mengontrol para pelajar dalam menjalankan kegiatannya di sekolah maupun setelah usainya kegiatan belajar mengajar.

“Kepada seluruh Duta Pelajar Anti Tawuran kita berikan pembekalan serta forum diskusi kepada sesama pelajar bersama sama dengan satuan fungsi Polresta Depok untuk meningkatkan pengetahuan siswa siswi SMK dan SMA di seluruh kota Depok,” ujarnya pada saat Duta Pelajar Anti Tawuran diresmikannya di Aula Atmani Adhi Wedhana Polresta Depok beberapa waktu lalu.

Menurutnya, hal tersebut adalah salah satu cara agar para pelajar tahu dan mengerti akan dampak yang ditimbulkan dari tawuran sehingga secara tidak langsung dapat menekan maraknya aksi tawuran yang dapat berujung kepada jatuhnya korban di salah satu pihak. Hal tersebut saat ini sudah menjadi tindak pidana yang dapat dijerat oleh undang undang.

“Duta Anti Tawuran Pelajar diharapkan dapat menjadi panutan oleh yang lainnya serta dapat memberikan pembekalan kepada seluruh rekan rekannya untuk tidak melakukan aksi tawuran dan menggantinya dengan kegiatan dan hal hal yang positif serta bermanfaat,” tandasnya.(Izl)

[ AndriIdaman/HD ]

Tags:
author

Author: 

"Sesempurna apa pun kopi yang kamu buat, kopi tetap kopi, punya sisi pahit yang tak mungkin kamu sembunyikan.” (Internet Marketers & Publisher)