Kota Depok Populasi Pengidap Diabetes Terbesar Di Indonesia

Kota Depok Populasi Pengidap Diabetes Terbesar Di Indonesia

HarianDepok.com – Berita , Pemerintah Kota (Pemkot) Depok dalam meningkatkan taraf kesehatan di masyarakatnya saat ini terus berupaya melakukan sejumlah kegiatan pencegahan penyakit diabetes yang melalui beberapa cara yang diantaranya adalah melalui kegiatan sosialisasi kepada masyarakat sampai dengan mengadakan kegiatan senam sehat yang rutin dilakukan setiap minggunya di setiap Kelurahan kota Depok.

Guna memaksimalkan hal tersebut, Pemkot Depok pun turut dibantu oleh Lembaga Persatuan Diabetes Indonesia (Persadia) dalam mengawasi dan memberikan informasi mengenai dampak dari penyakit diabetes yang sangat membahayakan tubuh si penderita akibat gula berlebih. Selain memaksimalkan pengawasan terhadap para penderita diabetes, Pemkot Depok pun juga dapat dengan mudah mendata orang yang terindikasi penyakit diabetes di kota Depok.

Wakil Walikota Depok, Idris Abdul Shomad mengatakan, bahwa masyarakat sekarang ini masih banyak yang rendah akan kesadaran dalam mengkonsumsi makan makanan sehingga sangat beresiko menderita penyakit diabetes. Maka daripada itu dirinya menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap menjaga pola makan yang sehat serta hidup yang teratur dan selalu menjalankan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat mulai dari sekarang.

“Sampai saat ini, Pemkot Depok terus berupaya menangani dan mengontrol pasien diabetes yang ada di Puskesmas, RSUD dan Posbindu yang dibantu oleh pihak Persadia. Di Persadia ini bukan hanya dokter saja yang masuk ke dalam komunitas tersebut, akan tetapi mantan pasien pun juga banyak yang ikut bergabung dan memberikan penyuluhan kepada masyarakat,” ujarnya di Depok, Kamis (19/11/2015).

Idris juga menambahkan banyaknya penderita diabetes yang ditemui saat ini disebabkan oleh adanya pola makan yang tidak teratur dan gaya hidup bebas sehingga dapat menimbulkan penyakit diabetes. Hal inilah yang seharusnya dapat diperhatikan secara serius oleh masyarakat. Selain daripada itu, mengganti asupan makanan utama seperti nasi dan beralih ke pangan yang lainnya seperti jagung, kentang dan ubi menjadi salah satu point penting guna mencegah timbulnya penyakit diabetes.

Maka daripada itu, Walikota Depok, Nur Mahmudi Ismail langsung menerapkan ‘One Day No Rice’ di kota Depok dengan makna untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat dan meningkatkan swasembada pangan di kota Depok. Selain itu ODNR pun juga dimaksudkan agar masyarakat kota Depok tidak lagi bergantung kepada Nasi sebagai bahan makanan pokoknya dan beralih mengkonsumsi makanan yang lainnya.

Sementara itu, Ketua Persadia Kota Depok, Agoes Kooshartono mengatakan, di wilayah kota Depok sebanyak 15 persen dari total jumlah penduduknya teridentifikasi mengidap penyakit diabetes. Oleh sebab itu, pihaknya sebagai salah satu lembaga yang berkecimpung di penyakit diabetes menganjurkan kepada seluruh masyarakat kota Depok agar selalu menjaga pola makan dan rutin melakukan olahraga di setiap minggunya agar terhindar dari resiko penyakit diabetes.

“Sebetulnya, separuh dari total keseluruhan jumlah manusia yang ada di bumi telah mengidap diabetes, akan tetapi masih banyak yang tidak terdeteksi. Di wilayah kota Depok sendiri pun juga menjadi salah satu kota pengidap penyakit diabetes paling tinggi di Indonesia. Oleh karena itu, agar penyakit tersebut tidak menyebar luas, mari bersama sama mencegahnya dengan cara melakukan olahraga rutin dan mengkonsumsi makan makanan yang sehat,” tandasnya.(Izl)

[ AndriIdaman/HD ]

Tags:
author

Author: 

Writer and Author In HarianDepok