Bimasda Depok Siagakan Perahu Karet dan Armada Pengangkut Antisipasi Banjir

Bimasda Depok Siagakan Perahu Karet dan Armada Pengangkut Antisipasi Banjir

HarianDepok.com – Berita , Guna mengantisipasi akan timbulnya bencana banjir pada saat musim penghujan tiba, Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (Bimasda) Kota Depok, tengah memfokuskan diri untuk melakukan sejumlah kegiatan pencegahan bencana banjir yang dimulai dari pengangkutan sampah di Kali Cabang Timur (KCT) dan di Kali Cabang Barat (KCB) dengan tujuan untuk memperlancar aliran air yang melintasi wilayah Depok pada saat musim penghujan tiba.

Kepala Koordinator Satuan Tugas (Satgas) Banjir Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (Bimasda) kota Depok, Sadar mengatakan, pihaknya selain membersihkan saluran air dari tumpukan sampah, pihaknya juga akan mengawasi beberapa titik lokasi yang diduga rawan akan terjadinya musibah longsor yang diakibatkan oleh hantaman air hujan yang tinggi.

“Dari hasil pemantauan kami, ada beberapa lokasi yang menjadi titik rawan longsor, dimana lokasi lokas tersebut kebanyakan berada di daerag tebingan seperti di Kelurahan Tanah Baru, Depok. Maka daripada itu, untuk mencegah timbulnya hal hal yang tidak diinginkan, kami akan terus berupaya dan memantau sejumlah lokasi rawan longsor tersebut agar jangan sampai terjadi,” tuturnya di Depok, Rabu (18/11/2015).

Selain daripada itu, Sadar pun juga mengatakan, pihaknya akan terus menerus melakukan pemantauan terhadap pemukiman warga yang letaknya persis di bantaran kali. Hal ini menurutnya sangatlah perlu diperhatikan sebab air yang melewati kali yang ada di kota Depok tidak hanya berasal dari curah hujan yang tinggi namun air tersebut juga kiriman dari Bogor yang volumenya cukup besar.

“Selain menyiagakan petugas untuk menanggulangi sampah yang ada di setiap saluran, kami juga akan terus berupaya mengawasi sejumlah kali yang ada di Depok. Ini kami lakukan semata mata mencegah akan timbulnya musibah banjir yang kerap kali terjadi pada saat permukaan air meninggi akibat dari volume air yang berlebih,” tambahnya.

Guna mengantisipasi akan terjadinya musibah banjir, Sadar mengaku telah menyiapkan sebanyak 110 orang anggotanya yang nantinya akan dibentuk dan dipecah menjadi 10 regu untuk menangani permasalahan banjir di kota Depok. Selain daripada itu, para anggotanya yang nantinya akan bersiaga dilapangan diberikan juga beberapa fasilitas pendukung seperti perahu karet, alat komunikasi HT dan armada pengangkut.

“Tim kami akan terus bersiaga penuh dalam mengantisipasi akan terjadinya musibah banjir di Depok. Kami juga berharap dalam waktu dekat ini mendapatkan penambahan armada pengangkut guna menunjang pekerjaan kami dilapangan,” tandasnya.(Izl)

[ MuhammadKhotib/HD ]

Tags: