Bos Yakuza Terbesar Ditemukan Tewas Dengan Kepala Pecah

Bos Yakuza Terbesar Ditemukan Tewas Dengan Kepala Pecah

HarianDepok.com – Berita – Internasional , Yakuza dari grup Kobe Yamaguchi-gumi  yang juga merupakan salah seorang bos kartel Jepang, ditemukan tewas bersimbah darah. Saat ditemukan, Tatsuyuki Hishida dalam keadaan tangan dan kaki terikat. Sekujur tubuhnya pun di penuhi darah dan lebam. Sedangkan, tengkorak kepalanya pecah seperti habis dihantam oleh benda tumpul. Jasadnya ditemukan oleh istri dan salah satu anak buahnya di rumah kedua mereka di Prefektur Mie di Pulau Honshu seperti yang dilaporkan Mainichi Shimbun.

Polisi mengindikasikan kematiannya ada kaitannya dengan pecahnya geng terbesar yakuza itu. Pihak keamanan juga memastikan tewasnya Hishida sebagai dimulainya awal kekerasan. Diketahui Geng tersebut pecah pada bulan Agustus lalu. Dilaporkan Bos besar Yamaguchi-gumi sebelumnya telah menendang 13 petingginya karena dianggap tidak setia. Sebelas di antaranya membentuk kelompok baru.

Hishida merupakan petinggi kedua Yamaguchi-gumi yang memimpin kelompok di Aio-kai yang bermarkas di kota Yokkaichi di Prefektur Mie. Pria berusia 59 tahun itu selama dua hari sebelumnya tidak dapat dihubungi oleh keluarga serta anggotanya. Ia ditemukan tewas pada Minggu (15/11/2015) pukul 17.40. Hishida pun segera dilarikan ke rumah sakit ketika mereka menemukannya.

Hingga sesampainya di rumah sakit, dokter menyatakan bahwa ia sudah meninggal. Dari hasil otopsi mengungkapkan kematiannya akibat traumatik pukulan dan hantaman di sekujur tubuhnya, ujar salah satu polisi Yoshihiro Nakamura dari Japan Police Organized Crime Division. Semenjak pecah tensi antara kelompok yakuza itu kian memanas.

Yamaguchi-gumi membatalkan acara tahunan Halloween di Kobe tahun ini dengan alasan keamanan. Ini bukan pertama kali Yamaguchi-gumi pecah. Pada tahun 1985 kelompok itu juga sempat guncang dan banyak faksi memisahkan diri. Selama bertahun-tahun publik Jepang menderita berbagai kekerasan termasuk pembunuhan, penembakan, dan temuan bahan peledak di berbagai kota.

[ TaufikHidayat/HD ]

Tags:
author

Author: 

Writer and Author In HarianDepok