Pos Pantau air Jembatan Panus Depok, Ditelepon Warga Tiap Lima Menit Sekali

Pos Pantau air Jembatan Panus Depok, Ditelepon Warga Tiap Lima Menit Sekali

HarianDepok.com – Berita , Akibat dari curah hujan yang semakin meninggi di wilayah kota Depok, warga bantaran kali Ciliwung diminta lebih berwaspada, sebab sampai saat ini aliran air di kali terus mengalami peningkatan yang diketahui dari pos pantau di Jembatan Panus Depok ketinggian air sudah mencapai 130 sentimeter yang masih berada di ambang normal.

Meski demikian, masyarakat kota Depok khususnya warga yang tinggal dan berdekatan di bantaran kali Ciliwung harus tetap bersikap waspada sebab ketinggian air dapat meningkat sewaktu waktu sehingga dapat membahayakan warga dan dapat merugikan seluruh masyarakat yang tinggal disekitarnya.

Petugas Pos Pantau Ciliwung, Ardi Suhardi mengatakan, bahwa ketinggian debit air di kali Ciliwung sampai saat ini masih dalam keadaan normal, namun ia sangat mengharapakan kepada warga khususnya kota Depok untuk tetap berlaku waspada dan sigap apabila ketinggian air sudah melebihi diatas normal.

“Semalam sudah memasuki siaga dua dengan batasan ketinggian 330 sentimeter. Airnya sudah sampai Jakarta. Namun sekarang disini ketinggian air sudah normal kembali,” ungkapnya, Selasa (17/11/2015).

Menurutnya, semenjak beberapa hari yang lalu dirinya terus menerus ditanyakan lewat telepon oleh warga yang ingin mengetahui seberapa tinggi air yang sudah menggenangi pos pantau air. Rata rata yang biasa menanyakan hal tersebut adalah warga dari kampung Melayu, kampung Pulo dan Bukit Duri, Jakarta karena ketiga wilayah tersebut diketahui paling sering menjadi langganan banjir di setiap tahunnya.

“Ya warga yang berada di dekat aliran kali yang sering menanyakan seberapa tinggi air yang sudah memasuki pos pantau. Tiap menit ada saja yang menelepon untuk menanyakan hal tersebut,” jelasnya.

Dilihat dari catatan yang ada sejak Jum’at 13 November 2015, genangan air tercatat sudah terpantau tinggi dan masuk kedalam status siaga dua. Pada Minggu 15 November 2015 malam, ketinggian air semakin bertambah di setiap menitnya. “Sekitar 10 sampai dengan 20 sentimeter ketinggian air semakin meninggi,” ucapnya.

Sampai hari ini, Ardi mencatat sudah menerima panggilan telepon dari warga lebih dari 30 kali. Ia pun sangatlah memaklumi keadaan tersebut karena daerah Jakarta yang datarannya lebih rendah dari kota Depok bisa saja tergenang banjir kembali. Ia pun menginformasikan, apabila ada warga yang ingin mengetahui ketinggian air di pos pantau Jembatan Panus, mereka bisa langsung menelepon ke nomor 021 770 1484.

“Saya sangat memaklumi keadaan warga saat ini yang sangatlah diresahkan dengan curah hujan yang sangat tinggi akhir akhir ini. Namun saya menginformasikan kembali kepada warga yang ingin mengetahui perkembangan ketinggian air di pos pantau Jembatan Panus yang bisa diketahui dengan cara menelpon ke nomor 021 770 1484,” tandasnya.(Izl)

[ MuhammadKhotib/HD ]

Tags: