Pengusaha Minta Pelaku Penyalahgunaan Boraks Masuk Kategori Kejahatan Luar Biasa

Pengusaha Minta Pelaku Penyalahgunaan Boraks Masuk Kategori Kejahatan Luar Biasa

HarianDepok.com – Bisnis , Sebagian pengusaha meminta supaya pemerintah memasukan tindak penyalahgunaan bahan berbahaya dalam makanan dan minuman masuk ke dalam kejahatan luar biasa (extraordinary crime). Hal ini disebabkan karena pengusaha melihat dampak buruk yang dapat ditimbulkan akibat mengonsumsi makanan dan minuman yang mengandung bahan berbahaya. Suryo Bambang Sulisto selaku Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menyebutkan,

penggunaan bahan berbahaya ke dalam produk makanan dan minuman seperti boraks dan formalin di Indonesia patut menjadi perhatian masyarakat dan pemerintah. “Selama ini kan masalah penyalahgunaan bahan-bahan yang berbahaya itu masih belum terlalu serius,” tuturnya di Menara Kadin, Jakarta, Senin (16/11/2015). Menurut Suryo,-

selama ini pemakaian kedua bahan berbahaya itu masih sering ditemukan dalam makanan dan minuman sebagai pengawet. Tetapi, sanksi hukum yang diberikan kepada pelakunya dinilai belum memberikan efek jera. “Selama ini seperti narkoba dikategorikan extraordinary crime, penyalahgunaan dianggap masih belum seperti suatu siklus, perlu dianggap extraordinary crime,” kata dia.

Menanggapi keinginan tersebut, Kombespol Purwadi Arianto menuturkan, status extraordinary crime tidak bisa begitu saja disematkan pada tindak penggunaan bahan berbahaya dalam produk makanan dan minuman. Pasalnya pengenaan status ini memerlukan kesepakatan antara negera. “Extraordinary crime itu harus berdasarkan kesepakatan bersama negara-negara dan sejauh ini hanya narkotika dan teroris,” jelasnya.

[ MuhammadKhotib/HD ]

Tags: