Mengenal Gejala Dari Diabetes Juvenile Pada Anak

Mengenal Gejala Dari Diabetes Juvenile Pada Anak.

HarianDepok.com – Kesehatan , Diabetes anak atau diabetes anak-anak adalah gangguan endokrin yang berkembang pada anak-anak dan juga remaja. Anak-anak yang didiagnosis dengan kondisi ini memiliki sistem kekebalan tubuh lemah dan sangat bergantung pada insulin.

Diabetes anak sebagian besar diyakini menjadi masalah genetik; bayi berusia enam bulan dapat didiagnosis dengan penyakit ini. Namun, faktor lingkungan kadang-kadang, perubahan gaya hidup, kebiasaan makan yang tidak tepat dan mengurangi aktivitas fisik juga dapat memperburuk keadaan.

Juvenile diabetes adalah sindrom metabolik karena multifaktorial yang menyebabkan penurunan tingkat insulin atau resistensi insulin dari sel-sel dalam tubuh. Masalah gaya hidup yang telah menempatkan orang dewasa di bawah ancaman diabetes juga dapat membahayakan anak-anak, membuat mereka lebih rentan terhadap diabetes tipe 2.

Ada beberapa tanda dan gejala bahwa orang tua harus memantau anak, terutama mereka yang tahu bahwa mereka memiliki riwayat keluarga dari diabetes.

Sering baung kecil, penurunan berat badan, napas cepat, sering lemas dan lesu, rasa lapar berlebihan (kadang-kadang kehilangan nafsu makan), infeksi seperti sariawan, mengompol di malam hari, dan dehidrasi adalah beberapa gejala diabetes anak.

Beberapa pasien (sekitar 25%) dengan diabetes tipe 1 dapat terserang ketoasidosis (DKA) – bentuk yang lebih serius dari gejala tadi. Dalam hal ini, anak akan sering muntah, sakit perut dan dehidrasi (mulut kering, bibir pecah-pecah, mata cekung dll)

Segera konsultasikan dan lalukan pemeriksaan ke dokter. Hal ini sangat diperlukan dan harus dilakukan saat anak mulai mengalami gejala di atas.

[EniGayoe/HD]

Tags:
author

Author: 

Penulis Konten - Author Di Harian Depok