Arist Merdeka : Depok, Apanya Yang Kota Layak Anak?

Arist Merdeka : Depok, Apanya Yang Kota Layak Anak?

HarianDepok.com – Berita , Kota Depok yang kononnya disebut sebut sebagai Kota Layak Anak, saat ini mendapatkan perhatian langsung dari Ketua Komisi Perlindungan Anak, Arist Merdeka Sirait yang mempertanyakan kebenarannya slogan kota Depok tersebut. Hal ini disebabkan oleh adanya sejumlah kasus kekerasan terhadap anak yang justru banyak terjadi di kota Depok.

“Apanya yang disebut sebagai kota layak anak? kota Depok saat ini sangatlah tidak layak diberikan slogan ini,” tuturnya kepada kriminalitas pada beberapa waktu lalu.

Menurut data yangg dimilikinya, Arist mengungkapkan bahwa selama kurang lebih delapan bulan terakhir di tahun 2015 ini sudah sebanyak 287 kasus kekerasan terhadap anak telah terjadi dan ditemukan di wilayah kota Depok. Oleh sebab itu dirinya mempertanyakan dimanakah letaknya kota Depok sebagai kota layak anak.

“Berulang kali saya katakan kepada rekan rekan sekalian bahwa kota Depok ini sudah masuk ke dalam kategori darurat kejahatan seksual terhadap anak. Ini dikarenakan, meningkatnya jumlah anak anak yang melakukan tindakan kriminal dan aksi kejahatan yang lainnya termasuk kejahatan seksual,” jelasnya.

Lebih lanjut Arist mengatakan, sejumlah kasus kekerasan dan kriminal anak yang terjadi di kota Depok saat ini, sebanyak 58 persennya adalah merupakan kejahatan seksual terhadap anak. Baik itu anak yang menjadi korban ataupun sebaliknya. Ini lebih disebabkan oleh adanya pengaruh negatif yang sangat mudah sekali masuk ke dalam kehidupan anak anak saat ini.

Yang diantaranya adalah, mudahnya mengakses situs porno dari berbagai media, mulai dari telepon genggam sampai dengan fasilitas umum lainnya seperti warung internet (Warnet) yang saat ini masih minim sekali pengawasannya. Maka daripada itu dirinya menghimbau kepada para orangtua untuk tetap berlaku waspada dan dapat lebih memperhatikan anak anaknya terhadap apa yang dilakukannya sehari hari.

“Pola pengasuhan orangtua terhadap anak harus secepat mungkin diubah dengan lebih memperhatikan gerak gerik dan tingkah laku anak terhadap kehidupan sehari harinya. Selalu protektif dalam mendidik anak baik di lingkungan tempat tinggal maupun di kehidupan sosialnya. Ciptakan rumah yang bersahabat bagi anak,” katanya.

Dengan diberlakukannya hal hal tersebut, diharapkannya dapat menekan dan mengurangi angka kriminal dan kasus pelecehan seksual terhadap anak yang sampai saat ini jumlahnya semakin meningkat.(Izl)

[ AndriIdaman/HD ]

Tags:
author

Author: 

"Sesempurna apa pun kopi yang kamu buat, kopi tetap kopi, punya sisi pahit yang tak mungkin kamu sembunyikan.” (Internet Marketers & Publisher)