Anggota Ormas Pemuda Pancasila Tersungkur Rebah Dibacok Orang Tak Dikenal di Limo

Anggota Ormas Pemuda Pancasila Tersungkur Rebah Dibacok Orang Tak Dikenal di Limo

ilustrasi

HarianDepok.com – Berita – Limo , Seorang pemuda berusia 23 tahun dan rebah bersimbah darah penuh luka bacokan terlihat di pinggir Jalan Limo Raya depan Gereja Alfa Omega, Depok pada Kamis 05 November 2015 pagi dini hari. Pemuda yang diketahui identitasnya bernama Saaman diketahui juga sebagai seorang anggota Organisasi Masyarakat (Ormas) Pemuda Pancasila (PP) langsung dilarikan oleh warga sekitar ke rumah sakit terdekat guna diberikan perawatan.

Korban yang tinggal sebagai warga Kapuk RT 09/04 Lebak Bulus, Cilandak, Jakarta Selatan ini diketahui mengalami beberapa luka sobekan di bagian kepala dan tubuh lainnya akibat hantaman dari benda tajam langsung mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Puri, Cinere, Depok.

Awal mula kejadian, korban yang hendak pulang dengan menggunakan sepeda motor diduga habis bermabuk mabukan bersama teman temannya di sebuah tempat tongkrongan di bilangan kota Depok sekitar pukul 02.30 waktu sekitar langsung dihampiri oleh orang tak dikenal yang langsung memberikan bacokan kepada sang korban. Korban yang kaget dan tidak siap dalam kondisi tersebut langsung rebah tak berdaya bersimbah darah.

Pelaku yang telah puas melihat korbannya berlumuran darah langsung kabur melarikan diri. Korban yang hanya mampu berteriak minta tolong, akhirnya didengar oleh warga sekitar dan langsung dibawa ke rumah sakit.

“Kejadian pembacokan terjadi sekitar pukul 02.30 WIB, korban diketahui habis pulang mabuk mabukan sama rekan rekannya. Korban diketahui mengalami luka bacokan di bagian belakang kepala. Saat ini korban sudah menjalani perawatan secara intensif di rumah sakit,” tutur Kepala Polsek Limo, Kompol Hendrik, Kamis (05/11/2015).

Kompol Hendrik mengatakan, saat ini pihaknya masih menjalani serangkaian penyelidikan di lokasi kejadian guna mencari keterangan dan ciri ciri pelaku pembacokan. Dan sampai saat ini, pihaknya masih berusaha mencari pelaku pembacokan. Dugaan sementara pembacokan tersebut sebagai salah satu pertarungan perebutan lahan.

“Korban saat ini sudah kami terima laporannya dan sudah kami buatkan visum. Saat ini kami masih menyelidiki kasus dan motif pembacokan ini. Semoga dalam waktu dekat ini, pelaku dapat kami tangkap dan diadili sesuai dengan aturan dan undang undang yang berlaku,” ujarnya. (Izl)

[ AndriIdaman/HD ]

Tags:
author

Author: 

"Sesempurna apa pun kopi yang kamu buat, kopi tetap kopi, punya sisi pahit yang tak mungkin kamu sembunyikan.” (Internet Marketers & Publisher)