Polsek Sawangan Angkut 400 Miras Ilegal dan 10 Botol Miras Oplosan Dari Tangan Pedagang Jamu

Polsek Sawangan Angkut 400 Miras Ilegal dan 10 Botol Miras Oplosan Dari Tangan Pedagang Jamu

HarianDepok.com – Berita , Pihak Kepolisian Kota Depok dalam menjaga wilayahnya dari berbagai macam aksi kejahatan dan kriminal lainnya saat ini terlihat tengah melakukan beberapa kegiatan pengamanan disejumlah lokasi dan titik rawan aksi kejahatan. Di wilayah Polsek Sawangan pun juga terlihat sedang melakukan hal yang sama, dimana pada hari Kamis 29 Oktober 2015 kemarin melangsungkan Operasi Cipta Kondisi ke sejumlah tempat keramaian malam diwilayahnya.

Dari hasil penertiban oleh petugas pada waktu itu, polisi Polsek Sawangan berhasil mengamankan ratusan botol minuman keras ilegal berbagai merk dan beberapa botol plastik berisikanmiras oplosan ukuran satu liter dari penjual jamu yang biasa menjajakan barang dagangannya di daerah Reni Jaya Serua, Sawangan, Depok.

“Dari hasil penyelenggaraan operasi penertiban yang kita lakukan pada waktu itu, sebanyak 400 botol minuman keras dari berbagai merk kami sita dari sejumlah pedagang jamu yang mangkal di pinggir jalan di daerah Reni Jaya Serua. Pihak kami juga mendapati minuman keras oplosan yang disimpan di dalam botol plastik berukuran satu liter sebanyak 10 botol,” tutur Kanit Reskrim Polsek Sawangan, Iptu Sudiri, Jum’at (30/10/2015).

Sudiri mengatakan, keberhasilan pihaknya dalam memberantas peredaran minum minuman keras saat ini disebabkan oleh banyaknya laporan yang didapatkan dari masyarakat di sekitar lokasi tersebut yang mengaku resah terhadap para pedagang yang mejajakan minuman keras secara bebas kepada para pemuda pemudi yang biasa nongkrong sambil mabuk mabukkan.

Melihat kondisi tersebut, akhirnya pihak kepoisian Polsek Sawangan Kota Depok pun bergerak dengan menggelar acara penertiban tersebut dengan kode kegiatan ‘Cipta Kondisi’ yang mengerahkan sejumlah petugas dari kepolisian bersenjatakan lengkap untuk mengantisipasi akan timbulnya permasalahan baru dari penertiban tersebut.

“Kegiatan ini memang sudah dipantau keberadaannya oleh petugas kami dilapangan pada beberapa hari yang lalu karena kami mendapatkan laporan akan adanya kegiatan ilegal di daerah itu. Setelah kondisinya kami ketahui, maka kami langsung bergerak secepat mungkin ke lokasi,” katanya.

Dari sejumlah pedagang yang ditertibkan oleh petugas pada waktu itu, langsung diamankan barang buktinya sekaligus membawa para pedagang guna dimintai keterangan dan diberikan sanksi tegas sesuai dengan  ketentuan perundang undangan dan pelanggaran yang dilakukannya.

“Minuman beralkohol itu adalah salah satu pemicu terjadinya perkelahian, pemerkosan sampai dengan tindakan kriminal yang merugikan orang. Tidak ada efek positifnya mengkonsumsi minuman keras. Maka daripada itu kami berusaha memberikan pelayanan keamanan kepada masyarakat dengan melakukan tindakan prefentif dengan menertibkan minuman keras ilegal yang ada,” tandasnya.(Izl)

[ MuhammadKhotib/HD ]

Tags: