Scholes Kritik Gaya Kepelatihan Luis van Gaal

Scholes Kritik Gaya Kepelatihan Luis van GaalHarianDepok.com – Olahraga – Sepakbola – Liga Inggris, Sejak datang ke Old Trafford pada musim lalu, beragam sambutan datang menghampiri Luis van Gaal. Ada yang memuji, namun banyak pula yang melontarkan kritikan pada hasil kerjanya di skua Setan Merah. Legenda hidup Manchester United Paul Scholes menyatakan bahwa dirinya tak akan bisa enjoy jika bermain di skuat arahan van Gaal.

Dihuni banyak pemain berbakat di lini depan seperti Anthony Martial, Memphis Depay dan Wayne Rooney, nyatanya tak menjamin daya gedor mereka menakutkan. Dari 10 laga yang sudah dijalani di Premier League, United baru mengemas 15 gol saja. Artinya setiap pertandingan mereka hanya mampu mencetak rata-rata 1,5 gol saja.

Scholes pun lantas mengkritik Louis van Gaal yang menurutnya tak bisa membuat pemain memiliki kreativitas lebih.

Performanya kian disoroti ketika MU disingkirkan Middlesbrough lewat adu penalti usai bermain 0-0 dalam waktu normal, di babak keempat Piala Liga Inggris, Kamis (29/10/2015) dinihari kemarin. Masuk sebagai pengganti, Rooney, dinilai tak memberikan dampak signifikan dan justru gagal menceploskan bola sebagai penendang pertama di babak adu penalti.

Kritik makin tajam mengarah ke Rooney mengingat dia adalah kapten tim, juga punya gaji paling tinggi dengan jumlah tak kurang dari 250 ribu poundsterling per pekan.

Tapi menurut Scholes, minimnya kontribusi Rooney bukan sepenuhnya salah si pemain. Dia menilai gaya main MU di bawah Louis van Gaal tak mendukung para pemain untuk banyak berkreasi dan tampil ekspresif. Hal itu disebutnya sebagai satu cara Van Gaal untuk mengurangi risiko yang ditanggung tim, namun di lain sisi menjadi kesulitan tersendiri untuk Rooney.

“Saya merasa tim ini dilatih secara brilian dalam urusan bertahan. Saya rasa hal paling sulit untuk dilakukan seorang pelatih adalah melatih skuatnya untuk mencetak gol, melatih kreativitas dan memiliki pemain yang tak dipersiapkan dengan baik,” ujar Scholes seperti dilansir Daily Mail.

“Ini adalah tim yang pasti tak ingin Anda lawan dan mungkin ini juga adalah tim di mana Anda tak ingin berada di dalamnya. Ada kekurangan dalam hal kreativitas dan pengambilan resiko. Sepertinya ia (Van Gaal) tak ingin para pemainnya bertarung mengalahkan pemain lawan dan mencetak gol. Saya tak akan bisa enjoy bermain di dalam tim ini,” serunya.

Scholes menyatakan jika dirinya mungkin tidak akan nyaman apabila bermain di bawah arahan pelatih asal Belanda tersebut, dan data yang didapatkan Squawka, Manchester United memang memiliki tingkat akurasi operan yang tinggi, yakni 85 persen. Akan tetapi, prestasi positif itu tak sebanding dengan jumlah akurasi tembakan ke arah gawang. Setan Merah hanya sanggup mencatatkan 55 persen tembakan yang membahayakan gawang lawan.

[NandaRiskiawan/HD]

Tags:
author

Author: 

Internet Marketers & Penulis Konten