Distankan Depok Himbau Warga Berikan Vaksinasi Kepada Hewan Peliharaan

Distankan Depok Himbau Warga Berikan Vaksinasi Kepada Hewan Peliharaan

HarianDepok.com – Berita , Semakin tingginya minat masyarakat kota Depok akan adanya hewan peliharaan di lingkungan perumahannya saat ini dihimbau oleh Dinas Pertanian dan Perikanan (Distankan) Kota Depok untuk segera melakukan vaksinasi kepada hewan peliharaan guna mencegah timbulnya penyakit rabies yang sangat membahayakan jiwa pemiliknya.

Hal ini dilontarkan langsung oleh pihak Distankan pada saat pihaknya tengah melakukan kegiatan sosialisasi ke sejumlah sekolah makan telur dan minum susu sebagai salah satu upayanya untuk meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan otak bagi siswa siswi yang notabene masih didalam fase pertumbuhan yang diselenggarakan mulai 22 sampai dengan 29 Oktober 2015.

Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan (Distankan) Kota Depok, Tinte Rosmiati mengatakan, pihaknya memang dalam beberapa waktu belakangan ini kerap melakukan kegiatan sosialisasi pencegahan penyakit rabies dan makan makanan sehat ke sejumlah sekolah yang ada di kota Depok sebagai wujud dukungannya terhadap upaya Pemkot Depok dalam menciptakan Kota Depok sebagai Kota Layak Anak.

“Selain memberikan sosialisasi untuk selalu memakan telur dan susu setiap hari kepada siswa siswi sekolah, pihak kami juga melakukan pendataan kepada para siswa yang mempunyai hewan peliharaan seperti kucing atau anjing agar selalu memberikan vaksin secara rutin kepada hewan peliharaannya untuk mencegah timbulnya penyakit rabies,” tuturnya, Rabu (28/10/2015).

Ia menjelaskan, pemberian vaksin kepada hewan peliharaan harus dilakukan secara rutin dan paling sedikit dilakukan satu kali dalam setahun guna mencegah timbulnya penyakit rabies. Untuk tempat pemberian vaksin, dapat dilakukan di Pusat Kesehatan Hewan (Puskewan) milik Distankan kota Depok yang berlokasi di pengasinan. Selain itu para  pemilik hewan peliharaan pun juga dapat melakukan vaksinasi di Balaikota Depok.

“Pihak kami memberikan pelayanan vaksin kepada hewan peliharaan tanpa dipungut biaya apapun alias gratis. Jadi apabila ada masyarakat yang ingin mendapatkan vaksin untuk hewan peliharaannya, dipersilahkan membawa peliharaannya ke kami,” jelasnya.

Tinte mengatakan, penyakit rabies atau yang biasa dikenal dengan sebutan penyakit anjing gila adalah salah satu penyakit yang biasanya menyerang susunan syaraf pusat hewan rabies dan bahayanya, penyakit tersebut tidak hanya diderita oleh hewan yang dihinggapi virus mematikan tersebut, namun dapat menular ke tubuh manusia dengan cara melalui gigitan.

“Penyakit rabies sangatlah berbahaya bagi manusia yang dapat mengakibatkan kematian kepada para penderitanya (dalam hal ini meliputi hewan penderita dan manusia yang tertular). Dan sampai saat inipun antibodinya pun belum ditemukan. Maka daripada itu, kami menghimbau kepada para pemelihara hewan khususnya mamalia untuk rutin memberikan vaksinasi kepada hewannya untuk mencegah hal hal yang tidak diinginkan,” tuturnya.

Seperti yang diketahui, penyakit rabies yang menyerang hewan peliharaan dapat terlihat gejala gejala tidak normal seperti, mata memerah, berubahnya perilaku hewan peliharaan yang menjadi liar dan ganas dan tidak lagi menuruti perkataan si pemiliknya, keluarnya air liur dari mulut hewan penderita secara berlebihan dan berubah sifatnya yang menjadi lebih ganas lebih dari biasanya kepada apa yang ditemuinya baik itu sesama jenisnya maupun terhadap manusia.

“Maka daripada itu, kami dalam mencegah penyakit rabies berkembang akan berupaya semaksimal mungkin dengan melakukan kastrasi (kebiri) ke hewan liar guna menekan jumlah hewan penderita penyakit rabies. Namun, untuk hewan peliharaan yang dipelihara oleh pemiliknya kami terus himbau untuk dapat diberikan vaksinasi pencegahan secara rutin,” katanya.(Izl)

[ MuhammadKhotib/HD ]

Tags: