DKP Depok Himbau Warga Waspadai Pohon Rawan Tumbang

DKP Depok Himbau Warga Waspadai Pohon Rawan Tumbang

HarianDepok.com – Berita , Banyaknya pohon besar berusia puluhan tahun yang tumbuh disepanjang jalan daerah kota Depok sebagian besar diantaranya sudah mengalami masa rawan tumbang. Hal ini disebabkan oleh faktor usia pohon dan cuaca panas yang berkepanjangan. Selain daripada itu, penyebab rentannya pohon tumbang juga disebabkan oleh asupan air untuk pohon pun juga tidak terlalu diperhatikan.

Menyikapi hal tersebut, Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Depok, menghimbau kepada seluruh masyarakat kota Depok untuk berlaku waspada dan berhati hati pada saat melintasi sejumlah pohon besar yang tumbuh disepanjang jalan. Hal ini pun juga harus sangat diperhatikan oleh masyarakat pada saat musim penghujan tiba nanti.

Menurut data yang dihimpun, sebanyak 596 pohon yang tersebar di sejumlah jalan di wilayah kota Depok, sebanyak 120 pohon yang dinyatakan rawan tumbang, sedangkan sisanya masih dikategorikan dalam keadaan normal dan aman.

Kepala Bidang Pertamanan Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Depok, Diana Puspitasari mengatakan, banyaknya pohon besar yang tumbuh di wilayah kota Depok sebagian besarnya dikategorikan masuk ke dalam rawan tumbang, hal ini dikarenakan oleh menurunnya kualitas pohon yang diakibatkan cuaca panas yang saat ini terjadi.

“Menurut hasil laporan yang kami terima dari petugas ddilapangan di tahun ini sebanyak 120 pohon diperkirakan telah mengalami penurunan kualitasnya dan dapat tumbang sewaktu waktu. Dan dalam waktu beberapa bulan belakangan ini pun ada peningkatan permohonan penebangan pohon dari masyarakat karena sudah sangat membahayakan orang yang melintasinya,” katanya di Depok, (27/10/2015).

Dari keterangannya, data pohon rawan tumbang yang didapatkannya saat ini diantaranya terdapat di Jalan Proklamasi, Merdeka, Bahagia – Keadilan, Jalan Raya Bogor dan di Jalan Akses UI. Adapun untuk penilaian pohon rawan tumbang penilaiannya meliputi keseimbangan batang, kerusakan akar dan poros batang.

“Kebanyakan pohon yang rawan tumbang saat ini berasal dari jenis pohon akasia dan angsana. Untuk usia pada pohon yang rawan tumbang ditaksir sudah mencapai 50 sampai dengan 60 tahun. Ada juga beberapa diantaranya sudah mengalami pengeroposan dimakan oleh rayap pada bagian batang dan akarnya,” ungkapnya.

Ia pun menambahkan, pihaknya sampai saat ini belum dapat melaksanakan peremajaan pohon secara keseluruhan. Hal ini disebabkan oleh belum cocoknya bibit yang ada di Badan Lingkungan Hidup (BLH) untuk ditanam disepanjang pinggir jalan dan jika dipaksakan untuk ditanam, maka dapat dipastikan bibit pohon akan mengalami kekeringan dan mati akibat dari belum usainya proses adaptasi bibit dengan lingkungan.

Diana mengakui bahwa pihaknya dalam menangani permasalahan tersebut hanya dapat memeliharanya saja, mulai dari pemangkasan ranting pohon dan daun sampai dengan pemberian pupuk dan vitamin. “Sampai saat ini, yang kami dapat lakukan untuk mengantisipasi hal tersebut hanya merawat pohon dan mengawasi pertumbuhannya,” tandasnya.(Izl)

[ AndriIdaman/HD ]

Tags:
author

Author: 

"Sesempurna apa pun kopi yang kamu buat, kopi tetap kopi, punya sisi pahit yang tak mungkin kamu sembunyikan.” (Internet Marketers & Publisher)