Proses KLA di Kota Depok di Dukung Juga Oleh Kepolisian Kota Depok

Proses KLA di Kota Depok di Dukung Juga Oleh Kepolisian Kota Depok

HarianDepok.com – Berita , Pemerintah Kota (Pemkot) Depok saat ini tengah berjuang untuk menjadikan kotanya sebagai Kota Layak Anak. Hal ini terlihat dari beberapa kegiatannya yang saat ini sangat gencar dilakukan guna mendukung pencapaian tersebut. Beberapa kegiatan yang dilakukannya demi menciptakan hal tersebut diantaranya adalah, mendata siswa siswi sekolah gendut, peninjauan terhadap fasilitas toilet di sejumlah sekolah.

Selain daripada itu, Pemkot Depok pun juga sempat melakukan kegiatan sosialisasi beberapa penyakit ke sejumlah sekolah dan menggalakkan makan makanan sehat berupa telur dan susu di lingkungan pelajar di kota Depok. Tak hanya sampai disitu saja, Pemkot Depok pun juga telah memberikan sejumlah fasilitas terhadap para ibu untuk laktasi di sejumlah gedungnya.

Demi mendukung hal tersebut dan juga menjadikan wilayah kota Depok yang kondusif, Polresta Depok pun juga turut berpartisipasi dengan melakukan sejumlah kegiatan penertiban di kalangan pelajar yang kerap melakukan aksi tawuran di sejumlah tempat dan mengawasi sejumlah tempat rawan kejahatan terhadap anak.

Kapolsek Limo, Kompol Hendrik Situmorang bersama sejumlah anggota dari Pokdarkamtibmas Resor Depok pun juga turut mendukung hal tersebut dengan melakukan kegiatan sosialisasi keberadaan Tempat Aman Anak (TAA) di wilayah cakupannya guna mencegah terjadinya kasus pencabulan terhadap anak yang dalam beberapa bulan terkahir ini kerap terjadi di wilayah kota Depok.

Dengan adanya TAA di lingkungan sekitar madyarakat, diharapkannya menjadi salah satu solusi dalam menekan tingginya kasus pelecehan seksual terhadap anak  di kota berikon belimbing. “Untuk memaksimalkan pekerjaan ini, kami menggandeng pihak luar yaitu Pokdarkamtibmas sebagai rekan kerja untuk bersama sama mensosialisasikan keberaadaan TAA di tengah masyarakat,” tuturnya kepada rekan media, Sabtu (24/10/2015).

Dijelaskannya fungsi akan TAA saat ini adalah merupakan salah satu tempat penampungan sementara anak korban kekerasan maupun korban akibat yang lainnya. Untuk lokasi keberadaan TAA sendiri berada di sejumlah rumah warga yang telah menyetujui rumahnya sebagai penampungan sementara anak korban kasus kejahatan.

Selain daripada itu, pihaknya juga merencanakan sejumlah fasilitas umum yang ada di kota Depok seperti gedung sekolah untuk dijadikan sebagai TAA. Namun hal tersebut akan dikoordinasikan terlebih dahulu kepada pihak terkait sehingga dapat berjalan tanpa adanya kontoversi dibelakang usaha pengentasan kasus kekerasan terhadap anak di Depok saat ini.

“TAA merupakan salah satu tempat penampungan anak sementara terhadap korban kejahatan. Tempatnya akan dibuat senyaman mungkin sehingga para korban nantinya mendapati sejumlab fasilitas penunjang dan tidak terbengkalai begitu saja sebelum mereka diproses dan dibawa oleh pihak kami ke kantor,” katanya.

Demi memperketat pengawasan dan menekan terjadinya kasus kejahatan terhadap anak saat ini, dirinya pun menghimbau kepada para orangtua untuk tetap mengawasi buah hatinya dan lebih protektif dalam menangani anak anaknya saat ini, sehingga kejadian dan kasus serupa dapat diminimalisir.

“Pengawasan seorang anak oleh orangtua sangatlah penting, hal ini efektif sekali untuk menghindari kejadian dan tindakan kejahatan yang tidak diinginkan kepada anak. Selain daripada itu, para orangtua janganlah mudah percaya terhadap orang asing. Ini juga amatlah penting guna memproteksi keamanan anak dari bahaya yang mengancam diluaran,” katanya.

Dengan adanya partisipasi dari sejumlah elemen, diharapkannya mampu menekan kasus kekerasan dan kejahatan terhadap anak di wilayah kota Depok sehingga dapat mewujudkan kota Depok sebagai Kota Layak Anak.(Izl)

[ AndriIdaman/HD ]

Tags:
author

Author: 

"Sesempurna apa pun kopi yang kamu buat, kopi tetap kopi, punya sisi pahit yang tak mungkin kamu sembunyikan.” (Internet Marketers & Publisher)