DPRD Depok Stop Kucurkan Dana Anggaran Pembangunan di Margonda 2016 Nanti

DPRD Depok Stop Kucurkan Dana Anggaran Pembangunan di Margonda 2016 Nanti

HarianDepok.com – Berita , Melihat proyek yang dikerjakan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Depok di sepanjang Jalan Margonda Raya setiap tahunnya dan tidak berujung kepada selesainya pengerjaan di jalan tersebut dinilai negatif oleh pihak Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kota Depok yang menganggap hal tersebut sebagai salah satu hal yang menghambur hamburkan anggaran daerah.

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Depok, Hendrik Tangke Allo menyikapi akan adanya permasalahan tersebut menegaskan, bahwa adanya kegiatan penataan kota disepanjang Jalan Margonda Raya yang dilakukan oleh Pemkot Depok secara kontinyu sampai saat ini dan dilakukan disetiap tahunnya tanpa memperlihatkan hasil yang memuaskan disikapinya dengan tidak disetujuinya kembali anggaran penataan Jalan Margonda.

“Di sepanjang jalan Margonda Raya sampai saat ini disetiap tahunnya selalu dilakukan penataan, namun hasilnya diluar dari harapan. Untuk penataan di Jalan Margonda Raya sendiri saja, dana yang disisihkan dari anggaran mencapai 20 miliar rupiah. Harusnya bisa dioptimalkan penggunaannya. Nanti, pada tahun 2016 kami stop anggarannya untuk penataan di jalan tersebut. Masih banyak yang harus diperbaiki selain jalan ini,” katanya di Depok, Kamis (22/10/2015).

Dirinya menambahkan, penataan di sepanjang Jalan Margonda seharusnya bersifat kepada pemeliharaan saja. Dan ia pun beralasan dana anggaran yang telah disetujui untuk membiayai perbaikan di Jalan Margonda Raya ini adalah hasil persetujuan dari DPRD di era sebelumnya.

“Yang terjadi saat ini kan anggarannya disetujui oleh dewan di era periode yang lama dengan anggaran tahun 2014-2015. Dan kedepannya, nanti pada November 2015 mendatang, kami tidak akan menganggarkan dana lagi untuk Jalan Margonda terkecuali dana untuk pemeliharaannya saja,” jelasnya.

Selain proyek yang ada di jalan Margonda, pengerjaan proyek pembangunan yang lainpun juga tak lepas dari pengawasannya yang diantaranya adalah proyek pencegahan banjir, saluran air, turap dan proyek lainnya. Dirinya pun menyesalkan telah terjadinya keterlambatan pengerjaan di proyek tersebut yang dikerjakan pada semester kedua tahun ini sehingga terancam tidak rampungnya pengerjaan proyek tersebut.

“Saya melihat pembangunan infrastruktur kota terlambat dalam pengerjaannya dan dilakukan pengerjaannya di semester kedua, akhir gahin anggaran belum dijalankan. Maka daripada itu kami sangat mengharapkan hal ini bisa dimaksimalkan kembali dan jangan sampai adanya pemutusan anggaran sebagai konsekuensi oleh dinas terkait dan pihak pelaksana,” ungkapnya.

Seperti yang diketahui bahwa proyek pembangunan penataan yang dikerjakan di kawasan Jalan Margonda Raya saat ini dilakukan agar Margonda sebagai salah satu jalan utama kota Depok memiliki trotoar dan fasilitas penunjang yang lainnya dalam rangka mewujudkan kota Depok sebagai Cyber City yang modern, berkelas dan dapat menjadi kota percontohan untuk kota lainnya.(Izl)

[ AndriIdaman/HD ]

Tags:
author

Author: 

"Sesempurna apa pun kopi yang kamu buat, kopi tetap kopi, punya sisi pahit yang tak mungkin kamu sembunyikan.” (Internet Marketers & Publisher)