Tim Gabungan Satpol PP Depok dan Panwascam Tertibkan APK Liar

Tim Gabungan Satpol PP Depok dan Panwascam Tertibkan APK Liar

HarianDepok.com – Berita , Setelah melakukan penertiban tiang reklame yang dilakukan dengan Dinas tata ruang dan pemukiman (Distarkim) yang ditargetkan akan rampung pada Desember 2015 mendatang, kali ini aparat Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) melakukan penertiban kembali Alat Peraga Kampanye (APK) liar yang berdiri di sejumlah tempat di wilayah kota Depok.

Mulai dari reklame, baliho, brosur dan alat alat peraga liar lainnya yang berdiri di 11 Kecamatan yang ada di kota Depok. Kegiatan ini tak lepas dari adanya instruksi dari pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU) kota Depok yang meminta pihaknya untuk membantu menjaga perjalanan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di kota Depok berjalan dengan tertib.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) kota Depok, Nina Suzana menuturkan bahwa penertiban sejumlah APK liar yang berdiri di sejumlah titik yang tersebar di 11 Kecamatan kota Depok ini dilakukannya bersama dengan tim Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) tingkat Kecamatan untuk mencegah timbulnya persepsi negatif masyarakat terhadap Pilkada.

Selain untuk mencegah hal tersebut, APK liar yang berdiri di sejumlah titik di 11 Kecamatan ini adalah wewenang dari pihak Panwascam yang dimana tugas pokoknya menjaga lingkungan Kecamatan dari adanya hal tersebut. Pihaknya hanya akan mengikuti instruksi saja dari tim Panwascam.

“Seluruh petugas kami dan pihak Panwascam bersama sama bergerak ke11 Kecamatan untuk menertibkan sejumlah APK liar yang berdiri disejumlah titik. Tugas kami hanya membantu Panwascam untuk menertibkan APK saja, namun wewenangnya berada di pihak Panwascam,” jelasnya, Kamis (22/10/2015).

Senada dengan hal tersebut, Kepala Seksi Pengendalian Operasi (Dalops) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Depok, Diki Erwin menjelaskan, APK yang ditertibkan oleh pihaknya ini adalah APK liar yang tidak memiliki barcode resmi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) kota Depok.

“Pihak KPU telah membuat dan mengatur pemasangan APK dengan rujukan aturan yang telah ditetapkan oleh pihak pusat. Selain itupun lokasi pemasangannya pun juga telah ditentukan, oleh sebab itu, kami pada saat menertibkan APK liar, merujuk kepada instruksi dari pihak Panwascam,” katanya.

Sementara itu, Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Depok, Nana Sobarna mengatakan, APK resmi yang telah disediakan oleh pihaknya kepada para pasangan Cawalkot Depok terdiri dari lima buah baliho, 20 umbul umbul dan dua spanduk. Seluruh APK ini pun juga terpasang barcode yang dikeluarkan oleh pihaknya sebagai tanda legal. Maka daripada itu, APK yang tidak memiliki barcode resmi dari pihaknya, akan ditertibkan.

“Untuk APK yang telah kami keluarkan untuk mendukung jalannya kegiatan kampanye para Cawalkot Depok, telah kami berikan tanda asli berupa barcode dan kami atur juga lokasi pemasanhannya. Selain daripada itu, APK yang terpasang tanpa memiliki legalitas resmi dari pihak kami, akan kami tertibkan,” tutupnya.(Izl)

[ MuhammadKhotib/HD ]

Tags: