KPU Depok Siapkan Tinta Jari Untuk Pilkada

KPU Depok Siapkan Tinta Jari Untuk Pilkada

HarianDepok.com – Berita , Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Depok dalam upayanya saat ini melengkapi kebutuhan logistik untuk acara pemungutan surat suara di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Depok yang akan dilangsungkan pada 09 Desember 2015 mendatang memastikan tinta sidik jari yang akan digunakan kondisinya halal dan tahan luntur.

Selain halal dan tidak mudah luntur, tinta sidik jari yang akan digunakan pada acara pemungutan surat suara nanti sebagai tanda  bukti bahwa pemilik suara telah memberikan hak suaranya juga dipastikan aman untuk kesehatan tubuh. Hal ini merujuk kepada surat keputusan KPU/KPTS/KPU/Tahun 2015 yang berisikan mengenai spesifikasi tinta.

Ketua Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Depok, Nana Sobarna dalam menanggapi perihal tersebut mengatakan, pemilihan dan spesifikasi tinta yang akan digunakan di Pilkada Depok nanti sudah disesuaikan dengan merujuk aturan dan ketetapan yang disahkan oleh pusat.

“Semua perlengkapan logistik yang akan digunakan di acara pemungutan surat suara nanti  telah kami sesuaikan dengan aturan yang sudah ditetapkan oleh kantor pusat,” jelasnya, Rabu (21/10/2015).

Ditambahkannya bahwa didalam surat keputusan dan aturan tersebut disebutkan juga spesifikasi tinta yang harus memiliki legalitas kelayakan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Selain itu, tinta juga harus mengantongi izin dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan lulus uji komposisi bahan baku dari laboratorium yang ditunjuk.

“Pada umumnya perusahaan yang begerak di bidang bidang pengadaan tinta sudah memiliki izin halal dari Majelis Ulama Indonesia. Maka daripada itu, pihak kami hanya akan mengecek saja kebenarannya dari label yang tertuang di dalam kemasan. Ini sudah menjadi tanggungjawab kami sebagai pihak yang dipercayakan dalam memenuhi kebutuhan logistik Pilkada,” katanya.

Spesifikasi sesuai dengan aturan ini sudah menjadi salah satu komponen yang wajib dimiliki oleh setiap perusahaan yang akan mengikuti lelang pengadaan tinta sidik jari. “Beberapa spesifikasi yang ditetapkan oleh KPU harus dipenuhi. Untuk ketahanan tinta tidak boleh kurang dari 24 jam,” tuturnya.

Pada acara pemungutan suara nanti, KPU akan menyediakan dua botol tinta di setiap TPS nya dengan takaran harga per botolnya mencapai 25 ribu rupiah per botol. “Nanti pada pertengahan bulan November 2015 kami akan mengusahakan agar semua kebutuhan logistik sudah dapat tersedia dan siap untuk dibagi bagi ke 11 Kecamatan dengan total 3.235 titik,” tutupnya.

[ MuhammadKhotib/HD ]

Tags: