KPU Depok Tetapkan Jumlah Bilik di Setiap TPS

KPU Depok Tetapkan Jumlah Bilik di Setiap TPS

HarianDepok.com – Berita , Komisi Pemilihan Umu (KPU) Kota Depok yang saat ini masih terus melakukan persiapan dalam menyelenggarakan acara Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang pelaksanaannya akan dilakukan serentak berbarengan dengan kota lainnya pada Desember 2015 mendatang, terpantau tengah memperhitungkan jumlah bilik di tiap Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang nantinya akan digunakan.

Menurut data yang didapati dilapangan, bahwa jumlah TPS yang akan digunakan pada saat acara pemungutan surat suara nanti, berjumlah sebanyak dua unit saja. Jumlah tersebut dianggapnya sangatlah ideal setelah dilakukannya penghitungan DPT yang ada di seluruh wilayah kota Depok.

Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Depok, Nana Subarna mengatakan, jumlah bilik TPS yang akan digunakan pada saat acara pemungutan surat suara berlangsung juga didasari oleh adanya peratuan dari KPU Pusat yang menyatakan bahwa di setiap TPS, jumlah idealnya adalah dua buah bilik.

“Dilihat dari aturan yang ada,  jumlah dua buah bilik ini untuk melakukan acara pemungutan surat suara di tiap TPS merujuk kepada ketetapan aturan dari KPU Pusat yang mengatur mengenai sarana dan prasarana pendukung Pilkada. Aturannya sudah jelas kok dan itu perhitungan idealnya,” ungkapnya di Depok, Selasa (20/10/2015).

Dari penjelasannya bahwa jumlah TPS yang ada di kota Depok diketahui sebanyak 3.235 unit, maka sudah dapat dipastikan pihak KPU Kota Depok akan menyiapkan 6.470 bilik suara yang akan dibagikan dan disebar ke setiap TPS nya nanti. “Jumlahnya yang relevan dalam mencukupi kebutuhan bilik di 3.235 TPS yang ada di seluruh wilayah kota depok adalah 6.470 bilik suara,” katanya.

Ia pun menegaskan, bahwa dalan rangka efisiensi anggaran dalam melaksanakan Pilkada di kota Depok pada tahun 2015 ini, akan menggunakan bilik yang pernah dipakai pada acara Pemilihan Calon Legislatif (Pileg) dan acara Pemilihan Presiden (Pilpres) tahun 2014 yang lalu.

“Dikarenakan jumlah TPS antara Pileg dan Pilpres yang dilaksanakan pada tahun 2014 lalu total kebutuhannya sama, maka daripada itu pihak kami mengambil kesimpulan untuk meniadakan pembuatan bilik baru. Selain dapat menekan waktu persiapan, penggunaan bilik bekas ini juga dapat menghemat dana anggaran Pilkada,” katanya.

Ia juga mengaku tak hanya bilik suara saja yang menjadi prioritasnya dalam menghemat  pengeluaran, namun perangkat pendukung lainnya pun, seperti kotak suara yang masih layak pakai. Dengan adanya pernyataan ini, dipastikan perlengkapan pemilihan di Pilkada nanti adalah produk lama layak pakai.(Izl)

[ AndriIdaman/HD ]

Tags:
author

Author: 

"Sesempurna apa pun kopi yang kamu buat, kopi tetap kopi, punya sisi pahit yang tak mungkin kamu sembunyikan.” (Internet Marketers & Publisher)