Idris Abdul Shomad Resmi Mengundurkan Diri Dari PNS

Idris Abdul Shomad Resmi Mengundurkan Diri Dari PNS

HarianDepok.com – Berita , Calon Walikota Depok sekaligus Wakil walikota Depok Aktif, Idris Abdul Shomad dikabarkan telah resmi mengundurkan dirinya sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kementerian Agama yang diketahui status Idris pada saat masih menjabat sebagai PNS masuk kedalam golongan empat dengan tugas pokok sebagai pengajar di UIN Syarif Hidayatullah.

Pengunduran dirinya dari jabatannya sebagai pengajar ini disebabkan oleh adanya keputusan untuk memilih maju dan mencalonkan diri sebagai Walikota Depok pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang beberapa waktu lagi akan segera digelar proses pemungutan suaranya.

Dari riwayatnya sejak pertama kali mengajar di UIN jurusan Manajemen Dakwah Fakultas Dakwah Komunikasi pada tahun 1997 silam membuat dirinya terpilih dan masuk sebagai aparatur negara pada tahun 2000 dengan mempunyai tugas dan tanggung jawab sebagai tenaga pendidik pada waktu itu.

“Sebetulnya, jika tidak berbenturan dengan undang undang yang berlaku saat ini, saya masih ingin mengajar di UIN. Namun, karena saya dipercayakan untuk membawa kota Depok, maka sebagai warga yang taat dan patuh terhadap aturan, saya akan jalani. Ini sudah menjadi salah satu konsekuensi dari pencalonan saya sebagai WaliKota Depok di Pilkada tahun ini,” tuturnya di Depok, Senin (19/10/2015).

Idris pun menjelaskan bahwa dengan adanya Surat Keputusan (SK) resmu atas pengunduran dirinya sebagai aparatur negara, maka dirinya sudah memenuhi persyaratan untuk maju bertarung di Pilkada serentak 2015 sebagai calon Walikota Depok periode 2016 sampai dengan 2021. Guna mempertegas akan adanya pengunduran dirinya ini, ia pun turut mengundang pihak rektorat UIN untuk datang ke Balaikota dan menyerahkan langsung SK pengunduran dirinya tersebut.

Sementara itu, Wakil Rektor UIN Syarif Hidayatullah, Murodi mengatakan, surat pengunduran diri tersebut langsung dikeluarkan dari Kementerian Agama. SK pemberhentian ini statusnya dengan hormat dan didasari atas permintaan Idris sendiri sebagai salah satu syarat untuk dapat maju ke putaran Pilkada di Depok.

“Selama beliau masih bertugas sebagai tenaga pengajar di dua lembaga selama ini, beliau dikenal sebagai sosok yang santun, ramah dan kreatif dalam menyampaikan ajarannya kepada mahasiswa. Selain itu, beliau juga dicap ramah oleh seluruh pegawai yang membawa dirinya menjabat sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) Ikatan Dai Indonesia (IKD),” ungkap Murodi.

Dengan dikeluarkannya surat keputusan pemberhentian Idris dari jabatannya sebagai tenaga pengajar di UIN, maka secara otomatis Idris Abdul Shomad sudah tidak mendapatkan fasilitas dan gajinya sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS).(Izl)

[ MuhammadKhotib/HD ]

Tags: