BNN Kota Depok Sosialisasikan Bahaya Narkoba Ke Lingkungan Sekolah

BNN Kota Depok Sosialisasikan Bahaya Narkoba Ke Lingkungan Sekolah

HarianDepok.com – Berita , Peredaran narkoba ilegal yang terjadi di wilayah kota Depok saat ini terbilang cukup tinggi persentasenya. Hal ini disebabkan oleh letak kota Depok yang posisinya sangatlah strategis yang berbatasan langsung dengan Ibukota Jakarta dan kota kota berkembang lainnya. Oleh karena letaknya yang sangat strategis menjadikan kota Depok sebagai kota favorit para pengedar menjalankan usaha ilegalnya.

Kota Depok yang dikenal dengan julukan kota pelajar ini menjadi salah satu alasan bagi para pengedar narkoba yang dimana target pemasaran ditujukan kepada kaum muda yang saat ini sangatlah rentan dan mudah untuk dihasut. Untuk mengantisipasi hal tersebut, pihak kepolisian kota Depok dan instansi pemerintah terkait terus menerus melakukan pembenahan dan penertiban disejumlah lokasi yang difokuskan kepada narkoba dan kenakalan remaja yang lainnya.

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Depok, AKBP M Syaefudin Zuhri dalam tanggapannya mengenai perihal tersebut mengatakan, para pengedar dan bandar narkoba yang ada saat ini lebih di tujukan mencari konsumennya di kalangan pelajar dan mahasiswa. Untuk itu pelu dilakukan penertiban dan pemberantasan akan penyalahgunaan narkoba sebaik mungkin guna mencegah hancurnya masa depan para generasi bangsa dari bahaya narkoba.

“Pasar terbesar pada pengedar dan bandar narkoba terdapat di kalangan pelajar dan mahasiswa. Maka daripada itu sangatlah diperlukan tindakan penertiban dan pemberantasan kepada para pengedar yang dilakukan dengan sungguh sungguh,” katanya kemarin.

Berdasarkan dari data hasil penelitian yang diselenggarakan oleh pihaknya yang bekerjasama juga dengan pihak Universitas Indonesia pada tahun 2012 silam, penyalahgunaan narkoba yang kebanyakan terjadi di empat Kecamatan yaitu di Kecamatan Sukmajaya, Pancoran Mas, Sawangan dan Kecamatan Beji.

“Kawasan penyebarannya saat ini semakin luas dan untuk memastikan hal tersebut perlu dilakukan tinjauan ulang ke lapangannya untuk memastikan seberapa banyak yang menjadi korban narkoba dan di lokasi mana saja peredaran narkoba itu berlangsung. Semoga di tahun depan ada dana anggaran untuk melakukan kegiatan ini,” harapnya.

Lebih lanjut, guna mencegah timbulnya kembali dan menekan tingginya kasus penyalahgunaan narkoba, pihaknya telah melakukan beberapa kegiatan sosialisasi yang dilakukannya dengan rutin mulai dari tingkat Walikota sampai dengan ketingkat RT. Pihaknya pun juga mengaku dalam menjalankan kegiatan sosialisasi tersebut juga kerap mengundang sejumlah tokoh masyarakat dan tokoh agama.

“Pihak kami selalu menyempatkan diri untuk melakukan kegiatan sosialisasi tentang narkoba ke lingkungan masyarakat dengan maksud mengajak serta peran masyarakat dalam membangun pagar pelindung dari bahaya narkoba. Untuk saat ini, kami memfokuskan diri untuk melakukan kegiatan sosialisasi ke lingkungan sekolah dan kampus yang ada guna mengantisipasi akan adanya peredaran narkoba,” tuturnya.

Oleh sebab itu, pihaknya menghimbau dan mengharapkan akan adanya peran serta dari seluruh elemen masyarakat untuk proaktif dalam menjaga kota Depok khususnya lingkungan sekitar dari adanya peredaran narkoba ilegal yang dapat merusak moral dan mental bangsa.(Izl)

[MuhammadKhotib/HD]

Tags: