40 Persen Toilet di SD Negeri Depok Kondisinya Memprihatinkan

40 Persen Toilet di SD Negeri Depok Kondisinya Memprihatinkan

HarianDepok.com – Berita , Pada beberapa hari kemarin, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok melakukan kunjungan ke beberapa Sekolah Dasar Negeri yang berdiri di wilayah kota Depok guna mensosialisasikan PHBS sebagai salah satu upayanya dalam meningkatkan kesadaran masyarakat khususnya siswa siswi yang ada di lingkungan sekolah pada waktu itu.

Dari kegiatan sosialisasi PHBS yang dilakukan di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Cilangkap 2 pada waktu itu meliputi, cara menggosok gigi yang baik dan benar, cuci tangan dengan menggunakan sabun, menjaga pakaian agar tetap rapi dan bersih dan menjaga anggota tubuh khususnya kuku dari segala macam bentuk kotoran yang menempel.

Selain menerapkan PHBS kepada siswa siswi dan tenaga pengajar, petugas Dinkes kota Depok juga melakukan inspeksi ke sejumlah ruangan seperti toilet dan ruangan lainnya. Dari total 275 SD Negeri dan 125 SD Swasta, petugas menemukan 40 persen toilet yang ada di sekolah dasar kondisinya dalam level mengkhawatirkan dan tidak layak digunakan.

Kepala Seksi Penyehatan Lingkungan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok, Sukanda dalam tanggapannya mengenai hal tersebut mengatakan bahwa pihaknya saat ini telah melakukan pengambilan sampel secara acak di beberapa sekolah kategori sehat yang ada di kota Depok untuk diikutkan dalam lomba kesehatan.

“Untuk toilet Sekolah Menengah Pertama dan Sekolah Menengah Atas kondisinya terbilang sudah lumayan baik,” tuturnya di Depok beberapa waktu yang lalu.

Ia pun menduga bahwa kondisi toilet yang jauh dari kata bersih disejumlah sekolah dasar saat ini disebabkan oleh tidak sesuainya jumlah siswa yang ada dengan jumlah toilet. Rata rata di gedung sekolah dasar di kota Depok fasilitas toiletnya hanya ada dua yang digunakan oleh semua siswa siswi dari kelas satu sampai dengan kelas enam, belum lagi ditambah dengan tenaga pengajar. Idealnya di setiap harus menyediakan toilet sesuai dengan jumlah siswanya dengan perbandingan 20 banding satu.

Namun, yang terjadi dilapangannya saat ini adalah, Sekolah Dasar Negeri hanya dapat memberikan fasilitas toilet dengan perbandingan 40 banding satu saja. Sukanda mengatakan bahwa idealnya untuk jumlah toilet di sekolah baiknya dibuatkan satu toilet untuk satu kelas. Selain dapat terjaga kesehatan para siswa, keberadaan toilet pun juga mendapatkan perhatian.

Sukanda menambahkan, kondisi toilet yang sangat tidak layak digunakan itu juga disebabkan oleh ketiadaannya para petugas untuk membersihkan dan menjaga fungsi toilet yang dimana keberadaan petugas ini sangatlah diperlukan untuk menangani berbagai macam persoalan yang diantaranya, saluran toilet yang tersumbat, air bersih yang tidak lancar, pemeliharaan peralatan pendukung dan yang lainnya.

Ia mengharapkan kedepannya kepada Dinas Pendidikan untuk dapat memperhatikan hal tersebut pada saat melakukan pembangunan atau renovasi sekolah yang ada di kota Depok. Hal ini dimaksudkan untuk menjaga konsistensi pemerintah kota Depok dalam mewujudkan kotanya sebagai Kota Layak Anak dan Kota Ramah Lingkungan.(Izl)

[AndriIdaman/HD]

Tags:
author

Author: 

"Sesempurna apa pun kopi yang kamu buat, kopi tetap kopi, punya sisi pahit yang tak mungkin kamu sembunyikan.” (Internet Marketers & Publisher)