Menjelang Akhir Ramadhan, Masyarakat Depok Padati Mall dan Pasar.

Menjelang Akhir Ramadhan, Jamaat Depok Padati Mall dan Pasar.

HarianDepok.com – Berita – Ya, Ramadhan telah memasuki sepuluh hari terakhir, dua puluh hari telah berlalu. Sekarang pada akhir sepuluh hari ini adalah bentuk pembebebasan dan terhindarnya dari sengatan api neraka. Pada 10 hari terakhir ini sangat diajurkan bagi semua Muslim untuk lebih dekat dengan Allah SWT.

Tapi hal tersebut tidak jelas dan terlihat dalam beberapa malam ini, dan mungkin akan menjadi cerita yang sama pada malam-malam selanjutnya. Tak terkecuali yang terjadi pada Jamaah Masjid Jami, Kel. Tugu, Cimanggis.

Bisa ditebak, selalu ada tempat dimana semua orang berkumpul dan tidak melaksanakan apa yang di Sunnahkan Rosul di 10 hari terakhir sebelum lebaran. Tempat itu adalah mall dan pasar.

Imam Masjid Jami ‘Nurul Huda Areman, Kel. Tugu, Cimanggis, H. Muhammad Hasan mengatakan, ini adalah sebuah fenomena yang sebenarnya tidak bisa dihindari pada masyarakat Indonesia. Manusia lebih memilih glamor duniawi dari pada pengampunan dari Allah AWT.

“Ramadhan akan segera berakhir. Masjid malah semakin sepi, satu per satu virus menyerang jamaah dengan kemalasan yang membuat kaki mereka  berat pergi ke masjid” tuturnya.

“Pada akhir ramadhan, harusnya kaki dan badan bisa kembali vit dan bukan untuk ke mall ata pasar. Para umat membuat mall dan pasar semakin sesak dengan melupakan pengampunan yang dijanjikan Allah SWT menjelang akhir ramadhan. “lanjut kyai sepuh ini.

[adm/HD]

author

Author: 

"Sesempurna apa pun kopi yang kamu buat, kopi tetap kopi, punya sisi pahit yang tak mungkin kamu sembunyikan.” (Internet Marketers & Publisher)