Pembangunan RSUD Kota Depok Pesimis Gagal Dilakukan

Pembangunan RSUD Kota Depok Pesimis Gagal Dilakukan

HarianDepok.com – Berita , Setelah adanya putusan ditundanya proyek pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) kota Depok pada beberapa waktu yang lalu dan akan dikerjakan pada awal tahun 2016 mendatang, saat ini dikabarkan kembali bahwa rencana tersebut pesimis dilakukan di tahun depan. Pasalnya, pada proyek pembangunan tersebut memakan dana yang lebih besar ketimbang dana yang dipersiapkan.

Dimana dana yang harus dikeluarkan untuk pembangunan proyek pembangunan RSUD kota Depok itu sebesar 170 miliar rupiah, namun dana yang dianggarkan untuk proyek pembangunan tersebut hanya sebesar 135 miliar rupiah. Hal inilah yang membuat pesimis para petugas untuk memperluas bangunan dan meningkatkan kualitas RSUD Kota Depok.

Kepala Bidang Pemukiman dan Tata Bangunan Distarkim Kota Depok, Dadan Rustandi mengatakan, bahwa pihaknya khawatir dapat merealisasikan proyek pembangunan gedung RSUD kota Depok yang dikarenakan saat ini dana yang dipersiapkan untuk proyek tersebut hanya 135 miliar rupiah sedangkan untuk proyek pembangunan akan memakan biaya sebanyak 170 miliar rupiah.

“Kami sangat pesimis proyek pembangunan ini dapat diselesaikan pada awal tahun 2016 mendatang. Ini dikarenakan oleh kurangnya anggaran yang disediakan untuk menutupi biaya proyek pembangunan gedung. Kalaupun proyek itu masih dipaksakan untuk dijalankan, pastinya akan berjalan tersendat sendat dan kemungkinan besar hanya akan separuh saja yang selesai,” katanya kepada rekan media dilapangan, Selasa (12/10/2015).

Menurut keterangannya, saat ini pihaknya tengah melakukan pengajuan perubahan anggaran kepada pihak dewan kota Depok untuk dapat menuntaskan pembangunan gedung RSUD Kota Depok yang rencananya akan berdiri di tanah seluas 1.800 meter persegi dan akan rampung pada tahun 2016 mendatang. Hal ini dimaksudkan agar tidak terhentinya proyek pembangunan gedung.

Sementara itu, Ketua Komisi D, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota DDepok Lahmudin Abdullah mengatakan, pihaknya berjanji akan segera melakukan pembahasan mengenai adanya kekurangan dana untuk proyek pembangunan gedung RSUD Kota Depok bersama dengan instansi terkait. Dirinya pun mengaku tidak mau dianggap sebagai penghambat proyek pembangunan gedung RSUD kota Depok..

“Kami akan secepatnya melakukan pembahasan bersama sama dengan badan keuangan daerah serta instansi terkait untuk mendapatkan solusi proyek pembangunan gedung RSUD Depok. Hal ini akan segera kami lakukan sebelum acara pemungutan suara di  Pilkada nanti dimulai,” katanya.

Selain daripada itu Lahmudin menuturkan, seharusnya Depok memiliki dua RSUD yang ditempatkan di wilayah Barat Depok dan Timur kota Depok. Namun, yang terjadi saat ini adalah kota Depok hanya memiliki saru RSUD saja yang berlokasi di wilayah barat Depok tepatnya di Kecamatan Sawangan. Hal ini berakibat kepada sulitnya masyarakat yang tinggal di wilayah Tapos, Cimanggis, Sukmajaya dan Cilodong untuk mendapatkan pelayanan.(Izl)

[MuhammadKhotib/HD]

Tags: