Dalam Bukunya, Sir Alex Ferguson Menyesal Pernah Menjual Ravel Morrison

Dalam Bukunya, Sir Alex Ferguson Menyesal Pernah Menjual Ravel MorrisonHarianDepok.com – Olahraga – Sepakbola – Liga Italia, Ravel Morrison, pamain yang kini membela S.S Lazio ini dahulu ternyata adalah pemain yang sangat di banggakan oleh mantan pelatih Manchester United Sir Alex Ferguson.

Dahulu,  Morrison membangkitkan kembali karirnya bersama West Ham musim ini. Namun sejatinya ia sudah dicegah agar tak pergi dari Manchester United tahun lalu.

Januari 2012 silam, Morrison memutuskan untuk keluar dari Old Trafford menuju Upton Park. Dan penampilannya terus berkembang di London timur, termasuk ketika tampil super impresif dalam kemenangan derby di kandang Tottenham.

Banyak yang mengklaim Morrison dilepas United yang saat itu dibesut Sir Alex Ferguson karena tingkah indisipliner. Namun sumber internal Setan Merah mengklaim jika Ferguson justru menggandoli salah satu talenta terbaik Inggris itu sekuat tenaga agar tidak pergi.

Morrison mencuat sebagai salah satu youngster paling bersinar di tim junior United namun gagal menembus tim utama Setan Merah sebelum dilego ke West Ham. Sang gelandang muda dijual lantaran tidak mampu mengendalikan kelakuannya di luar lapangan.

Padahal, Ferguson menganggap Morrison yang kini bermain di Lazio  sebagai salah satu pemain paling berbakat yang pernah ia lihat. Dalam buku barunya yang berjudul “Leading”, Ferguson mengumbar kekecewaannya kepada Morrison.

“Sayangnya, ada contoh beberapa pemain yang mirip seperti Ryan Giggs dan Cristiano Ronaldo, namun, meski mereka memiliki bakat besar, mereka gagal melupakan trauma masa kecil mereka dan juga mengalahkan tekanan batin yang ada di dalam diri mereka.” tulis Ferguson dalam bukunya ‘Leading’.

“Morrison mungkin adalah kasus yang paling membuat saya sedih, ia adalah pemain muda dengan bakat alami terbaik yang pernah saya miliki, tapi dia terus saja menimbulkan masalah.”

“Saya sangat sedih ketika harus menjualnya ke West Ham United pada tahun 2012. Dia bisa saja menjadi seorang pemain yang fantastis, sayangnya, hanya dalam beberapa tahun masalahnya di luar lapangan terus bertambah banyak, dan kita tidak memiliki pilihan selain menjualnya.”

[NandaRiskiawan/HD]

 

Tags:
author

Author: 

Internet Marketers & Penulis Konten