PDAM Milik Kabupaten Bogor Saat Ini Resmi Dimiliki Depok

PDAM Milik Kabupaten Bogor Saat Ini Resmi Dimiliki Depok

HarianDepok.com – Berita , Pecahnya wilayah kota Depok dari wilayah Kabupaten Bogor pada beberapa tahun silam, mengakibatkan aset Perusahaaan Daerah Air Minum (PDAM) yang dimiliki oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor harus masuk ke dalam wilayah kota Depok. Melihat keadaan tersebut, kini Pemkot Depok berencana untuk membeli aset PDAM yang dimiliki oleh Kabupaten Bogor.

Hal tersebut langsung direspon baik oleh Pemkot Bogor dengan menyerahkan sepenuhnya salah satu aset miliknya tersebut yang telah masuk ke dalam wilayah kota Depok dengan beberapa persyaratan yang harus dipenuhi oleh Pemkot Depok.

Melihat akan adanya itikad baik dari pihak Kabupaten Bogor, Pemkot Depok langsung berinisiatif melakukan kalkulasi biaya yang menjadi bebannya untuk membeli aset PDAM Kabupaten Bogor. Kini, upaya tersebut dapat terealisasikan dengan diresmikannya aset PDAM Tirta Kahuripan yang dimiliki oleh Kabupaten Bogor yang diserahkan ke PDAm Tirta Asasta Kota Depok.

Walikota Depok, Nur Mahmudi Ismail dalam tanggapannya mengenai pengalihan aset tersebut mengatakan, bahwa dirinya berjanji akan membayar sejumlah biaya untuk pengalihan aset tersebut sebesar 20,6 miliar rupiah kepada pihak Kabupaten Bogor sebagai bentuk kompensasi penyerahan aset PDAM yang dimiliki oleh Bogor.

“Sebetulnya, nilai aset yang diserahkan itu mencapai 90 miliar rupiah. Tapi setelah adanya perhitungan dan kalkulasi dari pihak BPK dan petugas konsultan yang berpengalaman, maka nilai aset tersebut mengalami penyusutan nilai aset. Menimbang dari nilai penyusutan tersebut, maka kami akan membayarkan sebanyak 20,6 miliar rupiah,” tuturnya di Depok, Rabu (07/10/2015).

Menurut penjelasannya, pengalihan aset tersebut sebetulnya merupakan tindak lanjut perjanjian yang telah dilakukan oleh Pemerintah kota Depok dengan pihak Kabupaten Bogor pada 27 April 2015 lalu. Namun baru saat inilah rencana pengalihan baru dapat terealisasikan.

Guna memberikan kompensasi kepada pihak Kabupaten Bogor, Nur Berjanji akan memberikannya di tahun depan. “Kami akan membayarkan nilai kompensasi dengan menggunakan dana dari APBD. Untuk itu, kami akan mengkoordinasikan terlebih dahulu dengan pihak Dewan,” tandasnya.(Izl)

[MuhammadKhotib/HD]