Program KIA di Depok Masih Terkendala Di Anggaran

Program KIA di Depok Masih Terkendala Di Anggaran

HarianDepok.com – Berita , Kartu Identitas Anak (KIA) yang pada beberapa waktu lalu direncanakan untuk digunakan oleh anak anak di seluruh wilayah kota Depok dalam mendapatkan diskon untuk setiap pembelian buku ini menjadi terkendala dengan besaran anggaran yang akan dikeluarkan untuk merealisasikan hal tersebut.

Untuk KIA itu sendiri, rencananya akan disebarkan ke seluruh anak di kota Depok dengan batasan umur mulai dari 0 hingga 17 tahun. KIA juga dimaksudkan sebagai salah satu program mewujudkan kota Depok sebagai Kota Layak Anak (KLA).

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Depok, Misbahul Munir mengenai permasalahan tersebut mengatakan, terkendalanya pengadaan KIA saat ini disebabkan oleh belum adanya pembahasan anggaran mengenai KIA.

Namun, untuk persiapannya dalam memaksimalkan program tersebut, pihaknya akan menggandeng para pengusaha sekaligus rekan mitra Pemerintah Kota (Pemkot) Depok yang bertujuan untuk mendapatkan fasilitas pendukung program tersebut yang bakal diperoleh oleh setiap anak pengguna KIA.

“Untuk mensukseskan program KIA, kami akan mengajak serta para pengusaha yang ada di  kota Depok guna membahas kerjasama untuk berbagai macam fasilitas yang akan didapatkan oleh anak pengguna KIA yang meliputi, fasilitas pendidikan dan pariwisata. Untuk kedepannya, para pengguna KIA akan mendapatkan diskon di dalam setiap pembelian buku,” tuturnya kepada rekan media dilapangan, Minggu (04/10/2015).

Menurut penjelasannya, bahwa para pemegang kartu KIA dan usia yang diperbolehkan untuk menggunakan fasilitas tersebut hanyalah anak anak yang berusia dimulai dari 0 sampai dengan 17 tahun. “Khusus untuk anak yang berusia lima tahun sampai dengan usia 17 tahun untuk mengajukan pembuatan KIA, wajib melampirkan surat permohonan,” katanya.

Jika sewaktu waktu ada permasalahan di KIA seperti halnya kehilangan, para orangtua pemegang KIA diharuskan untuk membuat surat kehilangan dari pihak kepolisian. “Para pengguna jika menghilangkan identitasnya, maka para orangtua wajib mengurus surat kehilangan dari pihak kepolisian sama seperti kita kehilangan KTP, ya lapor ke kepolisian,” jelasnya.

Misbahul juga mengatakan, dalam pelaksanaannya, Kartu Identitas Anak (KIA) akan segera diluncurkan dan akan diresmikan pada akhir bulan Oktober tahun 2015 ini, sampai saat ini pihaknya masih menunggu Peraturan Walikota untuk ditandatangani oleh Walikota Depok mengenai keputusan program KIA.(Izl)

[AndriIdaman/HD]

Tags:
author

Author: 

"Sesempurna apa pun kopi yang kamu buat, kopi tetap kopi, punya sisi pahit yang tak mungkin kamu sembunyikan.” (Internet Marketers & Publisher)