Tekan Angka Kematian Ibu dan Bayi, Dinkes Akan Luncurkan SIJARIEMAS

Tekan Angka Kematian Ibu dan Bayi, Dinkes Akan Luncurkan SIJARIEMAS

HarianDepok.com – Berita , Upaya Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok dalam menekan angka kematian bayi dan ibu di wilayah kota Depok pada beberapa tahun belakangan ini telah berhasil menurunkannya dengan melakukan beberapa kegiatan preventif yang kerap disosialisasikan ke sejumlah tempat dan lingkungan masyarakat Depok.

Mulai dari memberikan pengetahuan mengenai kehamilan kepada ibu ibu dan pengecekan bayi saat masih di dalam kandungan serta mensosialisasikan akan pentingnya ASI eksklusif sebagai bahan makanan utama bayi menjadi kegiatan yang kerap dilakukan oleh Dinkes Depok dalam memerangi tingginya angka kematian bayi pada waktu itu.

Setelah rutin melakukan hal tersebut sampai saat ini, usaha Dinkes kota Depok selama ini ternyata membuahkan hasil yang baik dengan menurunnya angka kematian bayi dan ibu di Kota Depok. Hal tersebut pun juga menjadi kebanggaan Dinkes Kota Depok yang menyatakan akan terus memerangi angka kematian bayi dan ibu sehingga dapat menciptakan lingkungan yang sehat dan terbebas dari adanya ancaman kematian bayi dan ibu yang saat ini masih masih terus membayangi masyarakat kota Depok.

Namun kini, Dinkes Kota Depok tengah membuat program baru yaitu Sijariemas (system information emergency maternal neonatal survival) dimana pada program baru tersebut menggunakan SMS Gateway dan Call Center yang akan disiagakan selama 24 jam untuk melayani masyarakat yang meminta bantuan pelayanan kesehatan khususnya bagi wanita yang akan melahirkan.

Kepala Seksi Pelayanan Dasar dan Rujukan Dinas Kesehatan Kota Depok, dr. Zakiah dalam tanggapannya mengenai program baru tersebut mengatakan, program dengan menggunakan layanan darurat yang akan dijalankan selama 24 jam ini dimaksudkan untuk mempermudah masyarakat dalam meminta pertolongan kesehatan kepada pemerintah.

“Nantinya, pihak kami akan memiliki layanan telepon darurat khusus yang akan dialankan selama 24 jam setiap harinya yang dimaksudkan untuk menjadi jembatan masyarakat khususnya wanita melahirkan yang berad di posisi darurat danmemerlukan bantuan untuk mendapatkan rujukan ke rumah sakit,” katanya di Depok, Kamis (01/10/2015).

Untuk teknis pelaksanaannya, apabila ada bidan yang sedang membantu persalinan dan perlu mendapatkan rujukan ke rumah sakit, dapat langsung mengirim pesan singkat ke nomor pusat yang ada untuk mendapatkan rujukan dari pihaknya yang sebelumnya sudah bekerja sama dengan Dinkes Depok dalam mengatasi permasalahan tersebut sehingga dapat tertolong dengan cepat.

Dari penjelasannya, layanan telpon darurat yang akan disiagakan untuk para wanita yang ingin melahirkan. “Adanya sistem pelayanan darurat ini diharapkan kedepannya dapat mengcover keluhan dan permintaan bantuan kepada pemerintah dengan cepar sehingga permasalahan mengenai persalinan dapat berjalan dengan baik.(Izl)

[AndriIdaman/HD]

Tags:
author

Author: 

"Sesempurna apa pun kopi yang kamu buat, kopi tetap kopi, punya sisi pahit yang tak mungkin kamu sembunyikan.” (Internet Marketers & Publisher)