Walikota Depok, Nur Mahmudi Ismail, Awas Bahaya Laten PKI

Walikota Depok, Nur Mahmudi Ismail, Awas Bahaya Laten PKI

HarianDepok.com – Berita , Mengenang hari kesaktian pancasila yang jatuh pada tanggal 01 Oktober 2015, seluruh masyarakat Indonesia dibawa kembali oleh peristiwa tragis yang menewaskan sejumlah jenderal besar tanah air pada beberapa tahun yang lalu menjadi satu sejarah yang tidak pernah dapat dilupakan oleh masyarakat Indonesia sampai saat ini.

Di kota Depok sendiri pun juga melakukan hal yang sama dengan menggelar sejumlah upacara untuk mengenang arwah para pejuang kemerdekaan tanah air dan bangsa sebagai perwujudan dari rasa hormat dan bangga atas pengorbanan dan perjuangan para pahlawan yang tanpa henti dan lelah mengorbankan jiwa dan raganya demi tanah air Indonesia.

Walikota Depok, Nur Mahmudi Ismail dalam tanggapannya terhadap kekerasan dan pengaruh dari Laten PKI saat ini menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat yang ada di kota Depok untuk tetap berlaku waspada terhadap dampak laten PKI yang dapat mungkin terjadi dimana saja dan kapan saja.

Meskipun telah hilang dari peredaran di tanah air, bahaya laten PKI kemungkinan masih ada dan beredar secara diam diam. Maka daripada itu, Nur menghimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak terpengaruh akan laten PKI. ” semua orang harus mengerti dan waspada selalu terhadap bahayanya laten PKI. Tanamkan di dalam diri akan kecintaan terhadap tanah air,” katanya di Depok, Jum’at (02/10/2015).

Dalam menanggapi permasalahan PKI, Nur Mahmudi enggan berkomentar terlalu jauh mengenai permasalahan perlu atau tidaknya pemerintah meminta maaf kepada seluruh keluarga PKI. Namun dirinya mengambil sikap untuk tidak melakukan apa apa dan menyerahkan semuanya ke tangan pejabat yang berwewenang.

“Kami dalam posisi sekarang ini, tidak dapat mengambil keputusan apapun. Namun yang jelas, semua keputusan ada di MPR dan hal itulah yang perlu kita hormati. Selain daripada itu, persoalan mengenai hal tersebut adalah buah dari putusan politik dan kita sebetulnya tidak harus berkomentar mengenai itu,” tuturnya.

Dalam menjadikan bangsa yang cinta terhadap tanah air, Nur juga mengatakan yang paling penting dan paling utama dalam mencegah adanya laten PKI adalah adanya kerjasama dari masyarakat dalam mengawasi dan menjaga kesatuan yang dimulai dari lingkungan sekitar. “Intinya adalah upaya untuk mengganggu stabilitas negara, “kemudian merobohkan negara dan merubah dasar negara. Hal inilah yang perlu diwaspadai,” katanya.

Seperti yang diketahui bahwa, Partai Komunis Indonesia adalah sebuah organisasi politik terlarang yang dianggap sebagai satu organisasi yang mengganggu stabilitas NKRI.(Izl)

[AndriIdaman/HD]

Tags:
author

Author: 

"Sesempurna apa pun kopi yang kamu buat, kopi tetap kopi, punya sisi pahit yang tak mungkin kamu sembunyikan.” (Internet Marketers & Publisher)