DKP Kota Depok Kekurangan 40 Unit Armada Pengangkut Sampah

DKP Kota Depok Kekurangan 40 Unit Armada Pengangkut Sampah

HarianDepok.com – Berita , Sampah adalah salah satu permasalahan yang kerap dihadapi oleh suatu kota khususnya kota Depok sekarang ini yang mengaku membutuhkan tambahan truk pengangkut sampah kotanya sebanyak 40 unit yang dimaksudkan agar dapat memaksimalkan pengangkutan sampah warga ke TPA Cipayung.

Saat ini, Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Depok mengaku memiliki 80 unit truk pengangkut sampah untuk mengangkut sampah sebanyak 1.200 ton setiap harinya. Untuk menutupinya, pihak DKP akan melakukan pengajuan penambahan armada pengangkut sebanyak 40 unit yang dimaksudkan agar sampah kota Depok dapat diangkut semua ke TPA.

Kepala Bidang Pelayanan Kebersihan DKP Kota Depok, Kusumo menjelaskan, permintaan penambahan armada pengangkut sampah sekarang ini dimaksudkan agar supaya, sampah yang dihasilkan kota Depok sebanyak 1.200 ton lebih dapat diangkut semuanya dan dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipayung.

“Volume sampah yang dihasilkan kota Depok sudah melebihi dari 1.200 ton setiap harinya. Kuantitas sampah inilah yang masih menjadi persoalan dimana sampai saat ini pihak kami hanya memiliki 80 unit pengangkut saja. Untuk idealnya mengimbangi sampah sebanyak itu, harusnya kota Depok memiliki sedikitnya 120 unit pengangkut sampah untuk dapat mengimbanginya dengan takaran 10 ton di setiap mobil pengangkut,” jelasnya, Jum’at (02/10/2015).

Dirinya pun menjelaskan, sebanyak 80 unit truk pengangkut sampah yang ada di dinasnya saat ini tidak semua dalam kondisi baik. Maka daripada itu perlu dilakukan penambahan sebanyak 40 unit armada pengangkut sampah untuk mengatasinya. Melihat kondisi anggaran kota Depok yang harus direncanakan terlebih dahulu, maka penambahan tersebut tidak bisa langsung terealisasikan.

Oleh sebab itu, adanya himbauan mengenai pengolahan sampah rumah tangga secara individual oleh Walikota Depok pada beberapa waktu lalu, menjadi salah satu solusi mengurangi jumlah sampah di kota Depok. “Kami juga menghimbau kepada seluruh masyarakat, untuk dapat mengolah sampahnya sendiri agar dapat mengurangi sampah yang harus dibuang ke TPA,” harapnya.

Selain dapat menambah pendapatan dan pemasukan rumah tangga, pengolahan sampah rumah tangga pun juga dapat menjadi salah satu alternatif pengganti pupuk hewani yang sangat berguna untuk menyuburkan tanaman sehingga dapat berkembang dengan baik.

Oleh sebab itu, jumlah bank sampah yang telah ada sebanyak 500 unit, rencananya akan ditambahkan kembali menjadi 1000 unit yang akan didirikan di setiap RW di kota Depok. Selain menjadi satu pemecah masalah sampah, keberadaan bank sampah tersebut juga dapat dijadikan sebagai salah satu faktor untuk dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya mengolah sampah sendiri.

Selain baik untuk menjaga kesehatan lingkungan, manfaat bank sampah pun juga dapat menjadi salah satu media untuk menyatukan setiap warga di lingkungannya sendiri sehingga dapat tercipta sebuah lingkungan yang sehat, harmonis dan sehahtera.(Izl)

[MuhammadKhotib/HD]

Tags: