Polresta Depok Beserta Polsek Sukmajaya Berhasil Tangkap Pelaku Judi Berbasis Aplikasi

Polresta Depok Beserta Polsek Sukmajaya Berhasil Tangkap Pelaku Judi Berbasis Aplikasi

HarianDepok.com – Berita – Sukmajaya , Tim gabungan yang terdiri dari Polresta Kota Depok, dan Polsek Sukmajaya pada beberapa waktu lalu telah berhasil memutus rantai perjudian dengan menggunakan seluler genggam pintar di sebuah rumah kontrakan yang berlokasi di Jalan H. Sairan, Kampung Sidamukti, Sukamaju, Cilodong, Depok pada Minggu (27/09/2015) waktu dini hari.

Pelaku perjudian dengan menggunakan seluler pintar sebagai medianya yang berjumlah lima orang pada waktu itu, langsung diseret petugas ke kantor polisi guna mempertanggungjawabkan tindak kejahatannya tersebut dimata hukum. Kelima pelaku ini diketahui berinisial PS (31th), US (23th), MHS (28th) MOM (20th) dan RM (24th).

Kapolresta Depok dalam menanggapi terbongkarnya kasus perjudian dengan modus terbilang baru ini mengatakan, kasus perjudian dengan menggunakan seluler genggam pintar yang berhasil dikupas oleh anggotanya pada waktu itu dianggapnya sebagai modus baru yang menggunakan sebuah aplikasi yang bisa di download dengan mudah oleh para pelaku sebagai alat untuk berjudinya.

Hal ini membuktikan bahwa sampai saat ini, pemerintah dianggap masih lemah dalam hal pengawasan terhadap internet yang saat ini ramai digunakan oleh masyarakat luas dengan bebas untuk keperluan sosial dan yang lainnya tanpa mendapatkan pengawasan ketat dari pemerintah. Ini menjadi sebuah persoalan yang dimana harus lebih diperhatikan lagi aturannya.

“Di dalam aplikasi itu ada beberapa dadu dengan visual bergaya tiga dimensi. Jika ditekan oleh tangan, maka dadu dadu tersebut akan berputar dan nantinya akan menunjukkan posisi terakhir si dadu tersebut,” tuturnya di Mapolresta Depok, Selasa (29/09/2015) kemarin.

Dwiyono menjelaskan, dalam pelaksanaan judi berbasis aplikasi tersebut, para pemain diarahkan untuk memasang satu buah angka di lembaran kertas yang sudah disediakan oleh bandarnya. Jika angka dadu di aplikasi tersebut berhenti berputar dengan menunjukkan angka yang sama dua dari tiga buah dadu, maka pemain akan mendapat sesuai dengan jumlah taruhan yang dipasang di angkat tersebut.

Sementara itu, Kapolsek Sukmajaya, Komisaris Bambang Hari Wibowo dalam keterangannya terhadap pembongkaran kasus perjudian tersebut mengatakan, kelima pelaku yang diamankan oleh petugas pada waktu itu tengah melakukan kegiatan perjudian di dalam sebuah rumah kontrakan. Dari hasil penyergapannya petugas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa seluler genggam pintar sebanyak satu unit, satu lembar kertas media taruhan dan uang tunai sebanyak 1,8 juta rupiah.

Para pelaku saat ini sedang dalam penyelidikan petugas, mereka dijerat dengan Pasal 303 KUHP mengenai perjudian dengan ancaman kurungan diatas lima tahun.(Izl)

[MuhammadKhotib/HD]

Tags: