Ratusan WNA Ilegal Terjaring Kantor Imigrasi Kota Depok

Ratusan WNA Ilegal Terjaring Kantor Imigrasi Kota Depok

Foto – Tempo.co

HarianDepok.com – Berita , Beberapa waktu lalu, Kantor Imigrasi Kelas II Kota Depok tercatat telah berhasil menjaring ratusan Warga Negara Asing (WNA) yang dilakukan selama beberapa bulan belakangan ini. Hal ini menjadi salah satu prestasi yang patut dibanggakan dalam menjaga wilayahnya dari imgran gelap.

Selain berhasil mengamankan ratusan WNA ilegal, Kantor Imigrasi kota Depok pun juga kerap membantu pihak kepolisian dalam memutus rantai peredaran narkoba yang kerap dijadikan usaha oleh para WNA nakal. Diketahui bahwa pada beberapa waktu lalu, pihak Imigrasi Kota Depok berhasil meringkus WNA nakal yang menyimpan narkoba di kamar apartemennya di bilangan kota Depok.

Hal tersebut langsung diberikan apresiasi oleh pemerintah Indonesia dimana saat ini sedang menggalakkan aksi penolakan keras terhadap narkoba yang menghukum mati para narapidana pengedar narkoba lokal maupun internasional. Eksekusi mati ini sesuai dengan instruksi presiden dalam memberantas peredaran narkoba di wilayah Indonesia.

Kepala Imigrasi Kelas II Kota Depok, Dudi Iskandar dalam tanggapannya mengenai perihal tersebut mengatakan, selama beberapa bulan belakangan ini, pihaknya telah berhasil mengamankan sebanyak 197 WNA di kota Depok yang 20 diantaranya sudah dideportasi ke negara asal.

“Beberapa WNA yang sudah kami deportasi ke negaranya masing masing diantaranya berasal dari negara Nigeria, Jepang, Korea Selatan, Belanda, Inggris, Suriah dan Kamboja. Ini kami lakukan karena mereka sudah menyalahi izin tinggal dan ada juga yang tidak memiliki dokumen kelengkapan,” tuturnya kepada awak media, Rabu (29/09/2015).

Dari penjelasannya, WNA yang berhasil diamankan oleh pihaknya ini kebanyakan berasal dari beberapa rumah kontrakan yang berlokasi di daerah Pancoran Mas, Beji, dan Cimanggis. Lokasi lokasi tersebut sampai saat ini menjadi salah satu tempat tinggal favorit para WNA ilegal.

“Hasil daripada razia WNA yang kerap kami lakukan di beberapa lokasi tersebut, paling banyak ditemui di pemukiman Kecamatan Pancoran Mas, Beji dan Cimanggis. Ada yang tinggal di rumah kontrakan dan ada pula yang tinggal di dalam apartemen,” tuturnya.

Untuk mencegah adanya WNA gelap yang kerap datang dan tinggal di wilayah kota Depok khususnya di tiga wilayah tersebut, Dudi sangat mengharapkan akan adanya kerjasama dari pihak Kecamatan, Kelurahan dan masyarakatnya untuk bersama sama mengawasi keberadaan orang asing yamg meliputi dokumen kelengkapan hingga kepada kegiatan yang dilakukan selama mereka tinggal.

Dengan adanya kerjasama dari beberapa elemen tersebut, diharapkanya juga dapat dengan cepat menindak tegas para WNA ilegal yang menyalahi aturan tinggal di Indonesia.(Izl)

[AndriIdaman/HD]

Tags:
author

Author: 

"Sesempurna apa pun kopi yang kamu buat, kopi tetap kopi, punya sisi pahit yang tak mungkin kamu sembunyikan.” (Internet Marketers & Publisher)