Kemenag Depok : Seluruh Jamaah Haji Asal Depok Dipastikan Aman

Kemenag Depok : Seluruh Jamaah Haji Asal Depok Dipastikan Aman

HarianDepok.com – Berita , Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Depok dalam pernyataan resminya terkait dua peristiwa yang terjadi di negeri Arab Saudi pada saat jutaan umat Islam melaksanakan ibadah haji pada beberapa waktu lalu menyatakan, ratusan korban asal Indonesia yang meninggal dunia dipastikan bukan berasal dari kota Depok seperti yang sempat diberitakan sebelumnya.

Menurut informasi yang didapat dari Kemenag Kota Depok, jamaah haji asal kota Depok yang terbagi atas Kloter 08, 13, 21, 34 dan 57 dengan total jemaah sebanyak 1.288 jiwa, masih dalam keadaan utuh dan sehat wal afiat dalam menjalankan ibadahnya di tanah suci Mekah.

Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umroh (PHU) Kementerian Agama (Kemenag) Kota Depok, Hasan Basri dalam pernyataannya pada beberapa waktu lalu menegaskan bahwa, pada saat ibadah haji berlangsung, tidak ada satupun warga kota Depok yang terlibat di peristiwa ambruknya crane.

“Dari sejumlah jamaah haji yang menjadi korban jatuhnya crane di Mina atas nama Didik dan Kusmira warga asal Depok, dipastikan tidak ada. Informasi ini sebelumnya sudah kami selidiki lebih dalam yang ternyata kedua korban diduga warga Bandung yang masih menggunakan identitas nya yang lama yaitu KTP Depok,” katanya, Rabu (29/09/2015).

Dari hasil keterangan tersebut dapat disimpulkan bahwa korban yang pada saat mendaftar untuk melaksanakan ibadah haji pada waktu itu masih menggunakan identitasnya yang lama yaitu identitas Depok padahal korban masuk ke dalam kloter 61 asal Kota Bandung.

“Kedua korban baru diketahui setelah pihak kami melakukan penyelidikan mengenai asal usulnya, setelah mendapatkan informasi yang dapat dipercaya, barulah kami mengumumkan bahwa korban pada saat pemberangkatan, berasal dari jamaah haji asal Bandung dengan nomor pemberangkatan kloter 61,” jelasnya.

Sampai saat ini, pihaknya masih menunggu kepulangan para jamaah haji asal kota Depok yang dijadwalkan bergelombang dengan tanggal awal kepulangan dimulai dari 03 Oktober untuk kloter 13, 08 Oktober untuk kloter 21, 13 Oktober untuk kloter 34 dan 21 Oktober 2015 untuk kloter 57.

“Kami sudah berkoordinasi dengan petugas yang ada dilapangan yang dengan jelas mengaku bahwa kloter asal Kota Depok masih dalam keadaan komplit. Namun kami juga mendapatkan kabar bahwa ada beberapa jamaah haji asal Depok yang dirawat dikarenakan oleh faktor kelelahan. Dari data terakhir yang kami dapati, jamaah haji asal Depok tidak ada yang meninggal dunia,” katanya.

Oleh sebab itu dirinya berharap kepada sanak saudara para jamaah haji asal kota Depok dihimbau untuk tidak panik dan tetap tenang dalam menyikapi adanya dua kejadian tragis yang menimpa para jamaah haji asal Indonesia di tanah suci Mekah pada beberapa waktu lalu. “Semoga para jamaah haji asal Depok pulang ke Indonesia dengan selamat serta tidak kurang satu apapun,” ucapnya.(Izl)

[MuhammadKhotib/HD]

Tags: