Pemkot Depok Berencana Bangun Bank Sampah Sebanyak 1.000 Unit

Pemkot Depok Berencana Bangun Bank Sampah Sebanyak 1.000 Unit

HarianDepok.com – Berita , Upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Depok dalam mengatasi sampah di kotanya saat ini telah membuahkan hasil yang cukup baik. Hal tersebut tidak lepas dari adanya Peraturan Daerah (Perda) yang mengatur mengenai pemilahan sampah di tingkat rumah tangga sehingga sampah yang bernilai ekonomis dan sampah yang tidak dapat diolah kembali dapat manfaatkan.

Keadaan tersebut ternyata sangat ampuh dalam menekan volume sampah yang hasilkan oleh kota Depok. Selain itu bank bank sampah yang jumlahnya sudah mencapai 500 unit dan tersebar di sejumlah wilayah kota Depok ini juga menjadi salah satu faktor penunjang turunnya kapasitas sampah yang di buang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipayung.

Kepala Bidang Kebersihan Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Depok, Kusumo mengatakan, kota Depok telah mengalami perubahan yang cukup signifikan di sektor kebersihannya yang dimana sampah yang dihasilkan oleh kota Depok dapat ditekan jumlahnya yang turun sebanyak 10 sampai dengan 20 persen.

Hal ini menjadi kebanggaan tersendiri Pemkot Depok yang dimana sampai saat ini Pemkot Depok sedang giatnya melakukan pembenahan untuk menjadikan kotanya sebagai kota yang ramah lingkungan.

Kusumo mengatakan, jika 500 bank sampah yang sudah ada dapat dioptimalkan lebih maksimal lagi, maka dipastikan akan dapat membantu mengurangi volume sampah yang akan di bawa ke TPS Cipayung. Untuk itu, Pemkot Depok berniat untuk menambahkan kembali jumlah bank sampahnya menjadi 1.000 unit yang akan ditempatkan di tingkat RW dengan maksud dapat menekan volume sampah lebih baik lagi.

“Perilaku masyarakat baik itu di perumahan maupun di perkampungan untuk mengolah sampahnya sendiri menjadi salah satu faktor penyebab dimana volume sampah di kota Depok dapat berkurang dengan baik. Maka daripada itu, kami terus berusaha mendorong masyarakat agar sadar dalam hal menjaga kebersihan lingkungan dengan membangun bank sampah di setiap RW,” katanya.

Selain dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan penyubur tanaman (pupuk Kompos Buatan), hasil daripada pengolahan sampah rumah tangga juga dapat bernilai ekonomis sehingga dapat menambah pemasukan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari hari.(Izl)

[AndriIdaman/HD]

Tags:
author

Author: 

"Sesempurna apa pun kopi yang kamu buat, kopi tetap kopi, punya sisi pahit yang tak mungkin kamu sembunyikan.” (Internet Marketers & Publisher)