YKI Cabang Kota Depok, Buka Pelayanan Deteksi Kanker Serviks

YKI Cabang Kota Depok, Buka Pelayanan Deteksi Kanker Serviks

HarianDepok.com – Berita , Menurut data yang didapat dari World Health Organization (WHO) sebanyak 15.000 kasus kanker serviks (leher rahim), 8.000 kasus berakhir dengan kematian. Hal ini disebabkan oleh minimnya kesadaran dalam kesehatan untuk mendeteksi penyakit yang ada di dalam tubuh yang berdampak kepada sulitnya penanganan dalam menangani penyakit tersebut.

Ketua Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Cabang Kota Depok, Nur Azizah Tahmid dalam penjelasannya mengenai kasus kanker serviks mengatakan, Kanker Serviks merupakan salah satu dari beberapa penyakit yang sangat besar dampaknya apabila tidak segera mendapatkan penanganan dari dokter dapat berakibat kematian kepada seseorang penderita kanker serviks.

Di negara Indonesia sendiri, penyakit Kanker Serviks pun juga terbilang cukup banyak jumlahnya. Oleh sebab itu negara Indonesia dikategorikan sebagai negara terbesar yang menderita penyakit kanker serviks.

“Di negara Indonesia sendiri, menurut data yang didapatkan dari lembaga kesehatan, dari sejumlah penderita kanker Serviks terdapat satu penderita yang dinyatakan meninggal dunia. Ini dikarenakan kurangnya kesadaran masyarakat dalam melakukan pendeteksian dini terhadap kanker serviks sehingga para penderita baru diketahui penyakitnya setelah masuk ke dalam stadium lanjut,” tuturnya pada beberapa waktu lalu, Minggu (27/09/2015).

Guna mengantisipasi akan adanya hal tersebut, YKI Cabang Kota Depok saat ini sudah melakukan pembenahan dan memfasilitasi klinik dalam pelayanannya untuk mendeteksi adanya kanker serviks di dalam tubuh seseorang. Sistem pelayanannya pun saat dibuka pertama kali akan diberikan secara cuma cuma dengan kuota sebanyak 55 orang saja.

Dan untuk kedepannya, bagi masyarakat yang ingin memeriksakan diri akan mendapatkan subsidi dari pemerintah, sehingga masyarakat hanya perlu membayar separuh dari keseluruhan biaya pendeteksian Kanker Serviks. Selain untuk meningkatkan kualitas kesehatan di kota Depok, hal tersebut juga dianggap sebagai salah satu solusi dalam menekan kasus Kanker Serviks yang sampai saat ini masih tergolong banyak.

Sementara itu, Walikota Depok, Nur Mahmudi Ismail dalam tanggapannya mengenai adanya pelayanan pendeteksian Kanker Serviks saat ini mengatakan bahwa dirinya sangat menyambut baik akan adanya pembukaan klinik pelayanan tersebut. Dirinya berharap fasilitas dan pelayanan klinik ini dimanfaatkan sebaik mungkin oleh masyarakat khuaua kaum wanita dalam memproteksi kesehatan di bagian rahimnya.

“Sampai saat ini, Pemkot Depok terus melakukan pembenahan dan perbaikan di dalam pelayanan kesehatan bagi masyarakat khususnya kaum perempuan. Dengan adanya klinik pendeteksian Kanker Serviks ini dapat meningkatkan kembali kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan khususnya pada penyakit kanker serviks,” katanya.(Izl)

[EniGayoe/HD]

Tags:
author

Author: 

Penulis Konten - Author Di Harian Depok